CIANJUR, – Dua pekerjaan fisik krusial lainnya, yaitu pelapisan aspal panas (hotmix) dan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT), terus berjalan stabil dan sesuai rencana pada hari keempat pelaksanaan TMMD ke-129. Pelapisan jalan sepanjang 90 meter di Kampung Sindang tetap di angka 91,1 persen, tinggal menyisakan penyempurnaan permukaan dan pemadatan akhir. Minggu 19 Juli 2026.
Sementara itu, pembangunan TPT di dua titik rawan longsor masing-masing sepanjang 15 meter dan tinggi 1 meter juga tetap konsisten di capaian 50 persen. Pekerjaan saat ini difokuskan pada penyusunan batu kali dan pemasangan struktur pondasi agar mampu menahan tekanan tanah serta melindungi badan jalan dan pemukiman warga dari ancaman erosi saat musim hujan nanti.
Kapten Cke Ijudin selaku Dan SSK TMMD ke-129 Kodim 0608/Cianjur menjelaskan bahwa kestabilan pekerjaan ini menjadi kunci keamanan jangka panjang: “Untuk hotmix tinggal penyempurnaan akhir, sedangkan TPT kami kerjakan dengan teliti karena berhubungan dengan keselamatan pemukiman di lereng. Kami pastikan susunan batu dan adukan beton benar-benar kuat menahan beban tanah.”
Kepala Desa Rudi Indra Permana juga menambahkan: “Dulu kami selalu khawatir saat musim hujan datang, jalan sering longsor dan tergerus air. Dengan adanya TPT dan aspal yang bagus ini, warga bisa beraktivitas dengan lebih tenang dan aman kapan saja.”
Personel Satgas bekerja dengan teliti memastikan setiap susunan batu dan campuran beton kuat menahan beban. Meskipun tantangan distribusi material masih ada, kerja sama tim dan keterlibatan warga menjadi kunci agar pekerjaan perlindungan ini tetap berjalan lancar. Keberadaan TPT ini sangat vital demi keselamatan dan kenyamanan warga yang tinggal di wilayah perbukitan Desa Mekarmukti.(*)
Lahat Hotline






