PALEMBANG, LhL – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memastikan akan menata kabel-kabel provider yang selama ini terlihat semrawut di sejumlah ruas jalan kota. Penataan dilakukan dengan sistem kabel bawah tanah atau sub ducting (underground) guna meningkatkan keamanan jaringan sekaligus mempercantik wajah kota.
Kepastian tersebut disampaikan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, usai rapat koordinasi bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia (APJATEL).
Menurut Isnaini, penataan kabel akan segera dilakukan secara bertahap bersama pihak-pihak terkait. Pada tahap awal, Pemkot Palembang menetapkan tiga ruas jalan sebagai proyek percontohan (pilot project).
“Untuk tahap awal, ada tiga ruas jalan milik Pemkot Palembang yang menjadi pilot project, yakni Jalan POM IX, Jalan Sumpah Pemuda, dan Jalan Rajawali. Di lokasi ini penataan kabel akan menggunakan sistem sub ducting atau underground,” ujar Isnaini, Jumat (30/1/2026).
Ia menegaskan, rencana penataan kabel provider ini telah dibahas bersama anggota APJATEL, sehingga seluruh penyedia jaringan sudah mengetahui program tersebut. Pemkot berharap penataan ini tidak merugikan pihak mana pun dan justru memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kalau kabel sudah tertata, kota menjadi lebih rapi dan bersih, jaringan juga lebih aman. Selama ini kabel di udara rawan terpotong atau tersangkut kendaraan besar. Kalau di bawah tanah tentu jauh lebih aman,” katanya.
Isnaini menambahkan, penataan kabel ini merupakan tahap awal dari total 1.256 ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemkot Palembang. Ke depan, penataan akan dilakukan secara bertahap dengan dua sistem.
“Tidak semuanya harus underground. Ada juga yang tetap di udara, tetapi menggunakan tiang bersama. Selama ini jumlah tiang terlalu banyak dan kabel semrawut. Nantinya kabel akan ditata rapi, gulungan berada di bawah, bukan di atas,” katanya.
Terkait pembiayaan, Isnaini menyebut pendanaan berasal dari pihak provider yang dikoordinasikan melalui APJATEL. Untuk waktu pengerjaan, ditargetkan selesai dalam tahun ini.
“Target pengerjaan sekitar enam bulan untuk tiga ruas jalan ini. Bisa saja lebih cepat, tapi perlu koordinasi dengan pihak lain yang memiliki utilitas di lapangan seperti PDAM, jaringan gas, drainase, dan lainnya,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Yudha Fardyansah, mengatakan tiga ruas jalan tersebut dipilih karena berada di kawasan pusat aktivitas dan sentra bisnis, sehingga dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat.
“Ini merupakan program nasional yang juga diterapkan di kota-kota metropolitan, termasuk Palembang. Program ini sekaligus mendukung RDPS Palembang Belagak,” ujarnya.
Yudha menjelaskan, khusus untuk tiga ruas jalan yang menjadi pilot project, seluruh kabel akan ditanam menggunakan sistem sub ducting dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.
“Karena itu diperlukan koordinasi dengan berbagai pihak. Untuk tahap awal di tiga jalan ini semuanya menggunakan sistem underground,” katanya. (*)
Lahat Hotline



