banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov mei
iklan ut1
Home / REGIONAL / PALEMBANG BARI / Bantu Masyarakat, Pemkot Palembang Gelar Bazar Ramadan

Bantu Masyarakat, Pemkot Palembang Gelar Bazar Ramadan

 

Author ; Elan

PALEMBANG, LhL-Pemerintah Kota Palembang membuka bazar Ramadan di 18 kecamatan.

Hari pertama, bazar secara resmi dibuka oleh Wali Kota Palembang H Harnojoyo, di kantor Kecamatan Ilir Barat Dua, Senin (4/4/2022).

“Bazar ini untuk membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat selama Ramadan,” ujar Harnojoyo.

Saat ini di awal-awal Ramadan, harga sembako masih stabil. Meski begitu, bazar tetap dibuka untuk membantu masyarakat.

“Bazarnya digelar gantian, di tiap kecamatan,” ujar Harnojoyo.

Sembako yang dijual harganya lebih murah di pasaran.

Daging beku dijual Rp80.000/kg, minyak Fortune Rp 22.000 per liter, tepung milia Rp 10.500/kg, gula PSM Rp13.500, beras medium 5 kg dari Bulog Rp 55 ribu, dan daging kerbau 1 kg Rp 123 ribu, minyak goreng Sunco 2 liter Rp49.000, cabe Rp43.000 /kg.

Baca Juga  Potensi Zakat Mal ASN Pemkot Palembang Capai Rp20 Miliar

“Tapi, jangan lupa tetap jaga protokol kesehatan. Jangan sampai nanti dapat barang harga murah, tetapi malah sakitnya mahal,” kata Harnojoyo pula.

Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda, menambahkan, memasuki hari ke-2 Ramadhan, Pemerintah Kota Palembang kembali melaksanakan kegiatan yang hampir setiap tahun dilaksanakan yakni Bazar Pasar Murah, dengan menjual berbagai bahan-bahan pokok.

“Alhamdulillah, setelah kita keliling-keliling, kita lihat barang yang dijual di sini relatif murah. Tentunya, ini sangat membantu sekali warga masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya,” ujar Fitrianti.

Baca Juga  SKK Migas Sumbagsel Minta Pj Bupati Apriyadi Sharing Upaya Tingkatkan SDM di Muba

Meski begitu, ia berharap harga sembako yang dijual bisa lebih murah lagi.

“Harusnya harga-harga lebih turun lagi dari pasaran. Walaupun minyak goreng misalnya, di pasaran Rp25.000 per liter, di sini dijual Rp22.000-Rp23.000, kalau bisa harga lebih murah lagi,” ujar Fitrianti.

Menurut Fitrianti, seharusnya harga yang diberikan tidak tanggung-tanggung apalagi barang yang diambil dari distributornya, pasti harga bisa direm.

“Apalagi sedang bulan puasa, seharusnya tidak mengambil untung besar untuk membantu masyarakat. Jadi momen bersedekah,” pungkasnya.(*)

Editor :ron

 

 

 

 

 

Check Also

Palembang Pimpin Transparansi Keuangan Daerah: Ratu Dewa Serahkan LKPD 2025

Palembang, LhL– Momentum akuntabilitas keuangan daerah kembali ditandai dengan penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) …

SMM Panel

APK

Jasa SEO