Author : Ujang
LAHAT, LhL – Setelah adanya kabar duka tentang berpulangnya Almarhum Agung Pribadi beberapa waktu lalu dan Sekda Lahat, Januarsyah Hambali pagi tadi pukul 08.00 WIB di Rumah Sakit Siloam Palembang, muncul berbagai asumsi bahwa rentetan peristiwa itu disebabkan adanya kegiatan outbond jajaran Pejabat Lahat ke Bogor beberapa waktu lalu.
Hal itu dibantah keras oleh Wakil Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 sekaligus Plh. Kadinkes Lahat, Taufik Maryansah Putra, SKM, MM. Menurut dia, kendati baru-baru ini diisyukan bahwa kepergian Almarhum Agung Pribadi dikait-kaitkan dengan kegiatan outbond sejumlah pejabat ke Bogor beberapa beberapa waktu lalu, namun hal itu tidak benar.
“Almarhum Pak Agung Pribadi meninggal karena memang menderita gejala penyakit penyerta lainnya. Termasuk Almarhum Pak Sekda, beliau juga ada gejala penyakit lainnya. Intinya, bukan karena outbond Pejabat Lahat ada yang terpapar Covid-19 lalu meninggal, namun memang ada juga gejala penyakit penyerta lain. Ini diperjelas oleh dokter yang merawat Almarhum”, terang Taufik menandaskan, saat dikonfirmasi di pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat siang ini.
Dijelaskan Taufik, bahwa dipelajari dari kronologi perjalanan selama kegiatan outbond, peserta tidak melakukan tour ke tempat-tempat keramaian lain selain lokasi outbond. Bahkan saat outbond, peserta melakukan protokol kesehatan yang ketat.
“Jadi kecil kemungkinan, bahwa pejabat terpapar Covid-19 itu karena outbond dan tidak pasti karena outbond. Yang terpenting, kita harus tetap hati-hati dan ikuti protokol kesehatan yang dianjurkan Pemerintah dengan sering mencuci tangan, gunakan masker dan jaga jarak’, tegas Taufik.
Sedangkan menurut Kepala BKPSDM Lahat, Haries Farhan yang juga koordinator interprener goverman juga mempertegas bahwa sebelum, selama dan sesudah kegiatan di Bogor semua dilakukan dilakukan dilakukan assessment dan rapid test secara akurat oleh petugas Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas yang juga diawasi Satgas Covis-19 Kabupaten Bogor.
“Termasuk panitia, semuanya dilakukan rapid test. Hasilnya non reaktif dan semua tidak ada yang positif. Bahkan sudah ada konfirmasi dan penjelasan dari pihak Bogor”, sebut Haries.
Editor : RON
Lahat Hotline





