banner owner
utl
bijak
iklan ut
hd
iklan ut1
Home / LAHAT / Kecamatan Merapi Timur / CEGAH SALING TUDING WARGA DAN KADES SEPAKAT TRANSPARAN DANA PERUSAHAAN

CEGAH SALING TUDING WARGA DAN KADES SEPAKAT TRANSPARAN DANA PERUSAHAAN

Author : Ron

MERAPI TIMUR, LhL – Mencegah terjadinya saling tuding dan konflik atas adanya kuciuran dana bantuan perusahaan puluhan warga dan Kepala Desa (Kades) Desa Prabu Menang, Kecamatan Merapi Timur, Lahat, Kamis (21/11) duduk bersama. Warga ingin dana perusahaan yang dikucurkan transparan.

Abdul Bazar selaku masyarakat mengatakan, dari yang sudah diketahui di era Kades sebelumnya diawal tahun 2017, warga desa mendapatkan santunan dari PT Golden Gred Borneo sebesar Rp 5 juta perbulan. Yang dijadikan berbentuk beras, untuk dibagikan ke warga. Hanya saja pada awal tahun 2018 masuk program pemeritah, berupa pembagian beras rastra untuk warga.

Baca Juga  SINERGI TNI, POLRI, PERUSAHAAN DAN MASYARAKAT DIBUTUHKAN UNTUK KAMTIBMAS

“Kami hanya ingin kejelasan, saat adanya program pembagian beras rastra, uang dari PT GGB ini dikemanakan. Soalnya dari perusahaan sendiri, uang tersebut terus bergulir,” ujar Abdul Bazar, di forum musyawarah, dihadiri Kades, PT GGB, TNI, BPD, dan puluhan warga desa setempat.

Menanggapi hal tersebut, Satiun Sulistian mengelak jika disebutkan telah menggunakan uang tersebut. Menurutnya uang tersebut masih ada, dan disimpan dalam khas desa. Masyarakat bisa saja menggunakannya, asalkan dibentuk panitia yang bakal mengelola uang tersebut.

“Cari tahu dulu yang jelasnya, jangan asal main tuduh. Saya tidak mengambil uang itu, itu uang desa. Jika setelah ditelusuri saya yang salah, saya kembalikan semua uang itu,” tegasnya.

Baca Juga  ANGGOTA POLISI BERSAMA SISWA LAKUKAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN

Sementara, Kepala Regional PT GGB, Erwin yang ikut dihadirkan menjelaskan, dirinya tidak begitu jelas terkait perjanjian soal uang itu, mengingat dirinya baru. Untuk itu Erwin meminta diagendakan rapat selanjutnya, dengan menghadirkan seluruh yang terlibat saat perjanjian adanya uang bantuan tersebut.

“Sebelumnya ada perjanjian apa, saya tidak tahu, saya baru disini. Dalam rapat selanjutnya kami minta yang terlibat dihadirkan, agar semua jelas dan bantuan yang diberikan perusahaan diketahui semua,” ujar Erwin.

Editor : Ahmad

Check Also

Jembatan Air Lawai B Akan Segera Dibangun Kembali, Dengan Target Selesai 210 Hari Kerja

Author : Jang LAHAT, LhL – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, SH, MM, hadiri …

SMM Panel

APK

Jasa SEO