Author : Repi Back
PAGARALAM, LhL – Meski ilmu vis service alias montir didapatnya secara Otodidak, namun kepiawaian Meri memperbaiki kendaraan roda empat baik berbahan bakar bensin maupun solar tidak bisa dianggap sebelah mata.
Terbukti, dengan banyaknya pengguna jasa service lelaki asal Desa Penanggiran Kabupaten Muaraenim ini, bahkan pengguna jasa lelaki dua anak ini tidak hanya dari dalam tetapi juga luar Kota Pagaralam.
Menurut Meri ilmu mechanical yang didapatnya bermula saat ia membantu di bengkel Pamannya.
“Kala itu saya membantu paman di bengkel karena sejak kelas dua SMP stop Sekolah. Saya sering kena semprot alias dimarahi oleh paman, namun kemarahan itu malah berbuah manis dan bisa buka bengkel sendiri, “urainya.
Masih katanya mengapa tidak jalin kontrak dengan perusahaan, menurut dia, system kontrak tidak, diminati karena pertimbangan untung rugi. Kan manakala ramai seperti saat lebaran kedua belah pihak sana sama untung, tapi kalau lagi sepi perusahaan dirugikan, selain juga setiap saat harus siap kerja, sementara terkadang ada rasa penat, ada hajatan dan sejumlah kegiatan masyarakat.
“Alasan inilah yang membuat saya lebih betah dan senang bekerja solo, ” jelasnya.
Editor : Ahmad
Lahat Hotline






