Author : Repi Black
PAGARALAM, LhL – Kurangnya stok darah di PMI Pagaralam terkadang membuat pasien yang membutuhkan harus merogoh kocek lebih. Karena ketentuan dari PMI biaya untuk berkantong darah kisaran Rp.400.000,_.problema ini terkadang dimanfaatkan oknum tertentu ditengah kesusahan dan kegundahan seorang pasien.
Hal ini (kekurangan stok darah ) terungkap saat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Pagaralam audiensi dengan Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH,Selasa(13/11) di ruang Besemah Tiga.
Dokter Dian yang sekaligus direktur Rumah Sakit Umum Besemah Daerah menjelaskan,kebutuhan akan darah dirasakan makin meningkat sedangkan pendonor kurang.
“Kondisi ini membuat prihatin kami.”jelas Dian. Pelayanan tidak bisa cepat selain keluarga pasien harus mengeluarkan biaya lebih untuk memperoleh darah tersebut.
Usai pertemuan, Alpian kepada sejumlah awak media menyatakan,mengatasi problema kekurangan darah akan menggilir Dinas-dinas yang ada di Kota Pagaralam.
“Ada 17 Dinas jadi bisa digilir hingga setahun dan kebutuhan akan darah bisa terpenuhi,selain juga ada organisasi atau komunitas yang bisa dimanfaatkan untuk mendonor. Seorang pendonor akan lebih sehat bukan sebaliknya. Karena itu mari kita menjadi pendonor sekalian beramal, “tutupnya
Editor : Ahmad
Lahat Hotline





