Author : Kayan. M
Empat Lawang, LhL – Lagi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMP3A) Kabupaten Empatlawang mengadakan sosialisasi. Kali ini di bidang Anak, yaitu Rapat Pembentukan Gugus Tugas dan Workshop Kabupaten Layak Anak.
Acara tersebut dilaksanakan di aula Hotel Zulian Transit Tebing Tinggi yang dihadiri Bupati Empat Lawang, H Syahrul Hanfiah yang diwakili Assisten III, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se-Kabupaten Empatlawang dan peserta kegiatan yang berjumlah 50 orang.
Kegiatan itu bertujuan untuk menjadikan Kabupaten Empatlawang menjadi kabupaten yang layak anak (KLA), dengan cara membentuk gugus tugas untuk Kabupaten Empatlawang Layak Anak tahun 2018, serta membangun inisiatiplf pemerintah yang mengarah pada upaya transformasi konpensi hak-hak anak dari kerangka hukum kedefenisi strategis, dan interfensi pembangunan dan pemenuhan hak anak di suatu kabupaten
Bupati Empatlawang, H Syahril Hanafiah yang diwakili oleh Assisten III, Qobal Anthony menyampaikan bahwa pemerintah melalui Dinas DPMP3A sudah mendesain sistem dan strategi pemenuhan hak-hak anak yang terintegrasi dan berkelanjutan, dengan mengembangkan kebijakan kota kabupaten layak anak
“Pemerintah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak sudah membuat desain sistem dan strategi untuk memenuhi hak-hak anak, guna mensinergikan sumberdaya perintah, masyarakat dan dunia usaha sehingga pemenuhan hak anak bisa dipastikan”, ujarnya, Rabu (18/4/18)
Oleh karena itu, lanjut Qobal, koordinasi antara para steakholders pemenuhan hak anak yang dilakukakan secara berkesinambungan dan berkelanjutan.
“Kami sangat berharap penguatan koordinasi dapat terus ditingkatkan dan terus melakukan koordinasi dengan rutin, karena anak adalah investasi kita dimasa depan maka menjadi kewajiban kita bersama untuk menjadikannya lebih berkualitas, sehingga mereka menjadi modal untuk kita”, lanjutnya
Untuk itu diharapkan kepada seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah, masyarakat dan dunia usaha harus bisa saling bahu membahu dalam melaksanakan Kabupaten Layak Anak (KLA)
Saya berharap peran dari semua baik pemerintah, masyarakat dan dunia usaha untuk saling bahu membahu dalaam pelaksanaanya nanti”, pungkasnya.
Editor : Zadi
Lahat Hotline






