Author : Repi Black
PAGARALAM, LhL – Saat ini tidak hanya Epoleksubudhankam menjadi asset dan harus dijaga dan pertahankan, namun juga informasi. Alasannya, agar masyarakat tidak mengetahui informasi separuh separuh.
Informasi bersifat terbuka dan tertutup menurut jenisnya. Karena itu diharapkan kepada para peserta mengerti dan faham akan ini. Seperti dinyatakan panitia penyelenggara sosialisasi sistem pengamanan data dan informasi yang digagas oleh Diskominfo kota Pagaralam, Senin (05/03) dengan mengambil tempat di Villa Gunung Gare.
Sementara Assistant II, Syafrani dalam pidatonya perkembangan tekhnologi memiliki peranan penting dan kebutuhan mendasar ,penunjang kehidupan dipakai dalam lingkup pemerintahan dan mempermudah akses hingga pengunaannya.
“”Keamanan informasi.harus kita jaga mengingat ada yang tidak dipublikasikan. Masalah keamanan Informasi masih dipandang kurang dan dianggap tidak penting oleh pengguna informasi, terkadang justru dikesampingkan,” katanya.
Sejalan dengan perkembangan internet, terang dia, kebocoran data dipicu oleh hal hal non teknis ketidaktahuan, kecerobohan individu.
“Selain juga oleh pihak yang tidak bertanggung jawab”, tandasnya.
Acara sosialisasi keamanan informasi dan sandi menghadirkan narasumber (narsumb), Kasi pengembangan SDM sandi badan. Singer dan Sandi Negara, Sri Penataran Darmo, Kepala Kominfo. Propinsi Marwan dan Widyasmoro staf Kominfo Propinsi.
Terpantau, tampak para peserta dengan seksama mendengarkan arahan para narsumb.
Editor : Zadi
Lahat Hotline





