Author : HENDRIADI
LAHAT, LhL – Terlihat banyak para tukang ojek dan tukang becak antri parkir menunggu penumpang didepan pintu masuk PTM Square Lahat, mereka antri untuk mencari penumpang yang membutuhkan jasa mereka, Minggu (24/09/2017).
Gino (46) Tahun salah seorang penarik becak mengatakan, sekarang ini masyarakat sudah berkurang menggunakan jasa becak, tidak seperti dahulu sewaktu belum banyak tukang ojek.
“Kalau dulu masyarakat yang pulang dari pasar kebanyakan naik becak untuk diantar, tapi sekarang agak susah ini aja dari pagi baru satu dapat penumpang itupun orang yang biasa langganan sama kita,” cerita Gino.
Ia menambahkan, setiap hari dirinya mangkal serta mencari penumpang di sekitaran pintu masuk PTM Square, mau ga mau mesti dijalani pekerjaan ini, sementara belum dapat kerjaan yang lain.
Saat ditanya masalah pendapatan perhari…?”Kalau pendapatan tidak menentu tergantung banyak penumpang yang naik becaknya, tapi Alhamdulillah setiap harinya masih bisa bawa uang walaupun sedikit, cukup ga cukup mesti kita atur kebutuhannya dan mesti hemat,” ungkapnya.
Ia mengaku, semua tukang becak pun merasakan hal yang sama seperti dirinya pasca ramai tukang ojek. Dulu, kata Gino, dalam sehari ia mampu menghasilkan Rp 70,000; hingga Rp 90,000; Namun sekarang, sehari paling besar mendapatkan Rp 25 ribu pun sangat beruntung.
“Terkadang seharian mangkal tidak satupun mendapatkan penumpang sama sekali, kalau dulunya sebelum ramai tukang ojek saya setiap harinya bisa membawa uang, apa boleh buat inilah pekerjaan saya dan mesti ikhlas dijalani, profesi sebagai tukang becak sudah digelutinya selama 11 tahun. Sebab tidak ada pekerjaan lain yang harus dilakukannya untuk menghidupi keluarganya di rumah, selain bekerja sebagai tukang becak,” ujarnya.
Tidak hanya Gino, hal serupa dirasakan juga oleh Candra (48)Tahun warga Pasar Bawah dirinya juga berprofesi tukang becak yang juga mangkal di pintu masuk PTM Square, harus menelan pedih dan terus-terusan gigit jari. Sebab, menurut pria ini, penumpang sekarang lebih memilih ojek ketimbang naik becak selain lebih cepat ongkos juga lebih murah.
“Saya dulu sebelum ada tukang ojek kalau narik bisa dapat untuk kebutuhan keluarga dan kebutuhan anak sekolah. Tapi sekarang kondisinya berbeda tidak seramai seperti dulu yang masih banyak peminat naik becak tapi apa hendak dikata mesti dijalani, moga saja kedepannya kehidupan kami para tukang becak akan lebih baik lagi kedepannya,” ungkap Candra, sembari di Amin’kan oleh tukang becak yang lainnya.
Editor : ZADI
Lahat Hotline






