Author : AZHARI
MUARA ENIM, LhL – Terkait adanya laporan oleh Ketua LSM Gerhana, Muklis kepada kantor Kejaksaan Negeri Muara Enim atas dugaan korupsi anggaran Dana Desa (DD) yang disinyalir dilakukan oleh Kepala Desa dan perangkat Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim beberapa waktu lalu, Kajari Muara Enim Adhyaksa Yuliano SH.MH akan melakukan kroscek terhadap laporan itu.
Rencana ini, seperti dikatakan oleh Adhyaksa, selaku Kajari Muara Enim pada pewarta LhL di Muara Enim Rabu (20/9/2017) melalui nomor telepon cellulernya di 0821 17 #####. Dengan tegas ia menyebut, bahwa pihaknya akan kroscek laporannya terlebih dahulu kepada jajarannya.
“Ya, akan saya kroscek”, ujar Adhyaksa.
Sementara itu, Ketua LSM Gerhana Muara Enim, Muklis mengaku telah memasukkan laporan atas dugaan praktek korupsi dana desa yang dimaksud.
“Kades dan perangkat telah melakukan indikasi korupsi dalam pembangunan sarana fisik, berupa jalan setapak, siring dan lainnya yang ada di Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim”, ungkapnya
Kepada pewarta lahathotline.com di Muara Enim, Muklis juga menegaskan, dalam proyek peningkatan inprastruktur desa terdapat pembangunan siring dengan nilai sebesar 160 juta lebih. Sementera volume pembangunan siring tersebut hanya berukuran lebar 55 cm x tinggi 80 cm dengan panjang siring mencapai 155 meter.
“Yang aneh lagi, ada lima proyek pekerjaan yang dibangun untuk desa tersebut. Yaitu tiga jalur siring dan dua jalan setapak yang rata rata melebihi dari batas kewajaran”, rincinya dalam laporan.
Masih kata dia, atas berbagai indikasi kecurangan yang dilakukan oleh sejumlah oknum tersebut, diduga negara telah dirugikan mencapai hingga ratusan juta rupiah.
“Dan kita minta, agar aparat penegak hukum dapat segera menindaklanjuti laporan ini. Yang jelad sudah kami laporkan ke petugas di Kejaksaan Negeri Muara Enim pada Kamis,(14/9/17) lalu”, ungkap Muklis
Tak hanya Muklis, Ketua DPC LSM Anti Korupsi Pejuang 45 Muara Enim, Eddy Yusuf menegaskan, juga akan menindaklanjuti laporan tersebut hingga tuntas.
“Saya siap untuk melaporkan berbagai indikasi korupsi dari instansi manapun, tak terkecuali dengan Dana Desa yang sudah nyata nyata diminta oleh pemerintah pusat, agar selalu diawasi”, pungkas Eddy.
Editor : Zadi
Lahat Hotline





