Home / REGIONAL / MUARA ENIM / DESA AIR TALAS USULKAN 9 PERMOHONAN DI MUSRENBANG

DESA AIR TALAS USULKAN 9 PERMOHONAN DI MUSRENBANG

MUARA ENIM, LhL – Kepala Desa Air Talas, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim, Gede Asrana mengajukan usulan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desanya sebanyak 9 usulan kepada pemerintah daerah Kabupaten Muara Enim pada Musrembang desa, hingga Musrembang kabupaten.

Hal tersebut disampaikannya pada Selasa (14/3) di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu, Muara Enim dalam pelaksanaan Musrembang Kabupaten baru baru ini

Ke sembilan usulan yang diusulakan oleh Kepala Desa Air Talas itu, yakni untuk perkerasan jalan untuk menuju kebun sawit. Di mana jalan ini merupakan jalan inti untuk mengeluarkan hasil panen, rehab rumah bidan desa yang kini sudah hampir tidak layak, pagar sekolah SDN 24 desa Air Talas, 25 rumah yang layak dibedah, pemberdayaan tambak ikan, kebun sayur sayuran untuk ibu ibu PKK, serta yang juga termasuk penting guna untuk melestarikan budaya kesenian Bali yaitu Gong Bali.

Menurut Gede Asrana, usulan usulan yang telah ia sampaikan tersebut sangatlah besar harapannya untuk terealisasi, karena semua itu merupakan amanat masyarakat desanya.

Baca Juga  Resmi Dilantik, SMSI Muara Enim Terima Wejangan Dari Plt. Bupati Muara Enim

“Ya, kita sangat berharap agar ini dapat terwujud demi kesejahteraan masyarakat”. katanya.

Dalam kesempatan itu, Gede Asrana juga menceritakan tentang asal usul desanya. Menurut dia mungkin sebagian besar masyarakat, mungkin belum banyak yang mengetahui tentang keberadaan Desa Air Talas, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim.

Hal ini dimakluminya, karena desa yang populer di telinga masyarakat dengan sebutan Kampung Bali tersebut, tidak berada di pinggiran jalan lintas. Letaknya dekitar 1037 jiwa masyarakat yang menetap di Desa Air Talas, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim, merupakan warga keturunan masyarakat Pulau Dewata Provinsi Bali

Dikatakannya, mayoritas masyarakat penduduk di Desa Air Talas, Kecamatan Rambang Dangku, Muara Enim itu menganut agama Hindu yang berdampingan langsung dengan kehidupan masyarakat pemeluk agama Islam di desa setempat

“Asal mula adanya penduduk mayoritas keturunan suku Bali, yang menetap didesa Air Talas ini. Dengan adanya program pemerintah di era kepemimpinan presiden Soeharto ¬†yaitu Transmigrasi puluhan tahun yang lalu”, katanya.

Dengan mengikuti program pemerintah tersebut, terangnya, para pendahulu mereka datang ke negeri Sumatera Selatan dan banyak melahirkan keturunan, hingga kini menjadi satu kampung yang dinamakan oleh masyarakat setempat kampung Bali

Baca Juga  BUPATI MUARAENIM MINTA PEMBANGUNAN FOKUS USULAN MUSREMBANG TINGKAT DESA

“Aktivitas masyarakat disana sama seperti masyarakat umum lainnya seperti bertani,berkebun,berdagang hingga ada yang menjadi PNS,juga TNI Polri”, imbuh Kades ini.

Kekentalan asli adat budaya asal pulau Dewata ini, jelas Gede, masih sangat terasa keasrianya di desa Air Talas atau kampung Bali ini dimana sepanjang rumah penduduk berjejer panjang pure pure serta lukisan lukisan indah terlihat didepan halamana rumah penduduk desa tersebut.

” Ya, kami warga desa ini merupakan keturunan suku Bali. Kami disini berdampingan langsung hidup bersama dengan umat Muslim, kerukunan antara umat beragama selama ini selalu kami kedepankan sehingga belum pernah dan jangan sampai terjadi gesekan -gesekan antar umat beragama. Memang benar kami penduduk desa Air Talas yang menetap disini berjumlah 1037 jiwa dan mayoritas penduduk kami menganut agama hindu”, jelas Gede, ditemui Selasa (14/3).

Editor : UJANG, SP

Check Also

Idul Adha 1445 H, Bukit Asam (PTBA) Salurkan 196 Sapi dan 65 Kambing Kurban

Author : Ujang / Humas BA MUARA ENIM,LhL – Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sekitar …

SMM Panel

APK

Jasa SEO