Author : RIADI
EMPAT LAWANG, LhL – Hari raya Idul Adha masih sekitar tiga pekan lagi, namun harga ayam pramuka sudah mengalami lonjakan harga yang yang cukup tinggi. Hal tersebut disinyalir banyaknya masyrakat yang menggelar hajatan pasca Hari Raya Idul Fitri.
Banyaknya hajatan ini menjadi berkah tersendiri bagi para penjual ayam pramuka. Dengan menjamurnya musim hajatan tersebut, tentu saja memberikan keuntungan bagi pedagang ayam pramuka di pasar Tebing Tinggi.
Salah seorang pedagang ayam pramuka di pasar Tebing Tinggi, Marwan, menuturkan penjualan ayam pramuka di satu bulan terakhir ini sedang berpihak kepada pedagang ayam khususnya. Dimana permintaan meningkat drastis dibandingkan sebelumnya.
“Penjualan ayam pramuka sejauh ini meningkat hingga 50 persen. Pasalnya pasca lebaran idul fitri hingga lebaran haji mendatang banyak masyarakat kita yang mengadakan hajatan,” ungkpanya. Selasa (8/08).
Marwan menceritakan, jika di hari biasa harga ayam hanya di kisaran Rp 30 ribu sampai Rp 35 ribu per ekornya. Namun di hari musim hajatan ini harga ayam naik menjadi Rp 45 ribu per ekornya. “Kenaikan cukup signifikan sebesar Rp.13 ribu hingga Rp.15 ribu per ekornya, harga tersebut masih bisa naik hingga tembus di angka Rp 50 ribu per ekor,” terangnya.
Dalam seharinya Marwan mengatakan, dirinya bisa menjual rata-rata diatas 10 ekor ayam pramuka perhari.
“Seharinya kami bisa menjual 13 hingga 15 ekor ayam, yang biasaya dibeli oleh konsumen yang akan menghadiri acara hajatan bagi sanak keluarga maupun tetangga terdekat,” pungkasnya.
Editor : ZADI
Lahat Hotline





