Banner Juni
banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Screenshot_20260820_204927
Screenshot_20260820_204958
Home / Umum / H-1 LEBARAN, PENGUNJUNG PASAR PTM SQUER BLUDAG

H-1 LEBARAN, PENGUNJUNG PASAR PTM SQUER BLUDAG

Author : HENDRIADI

LAHAT, LhL – Satu hari menjelang Hari Raya Idul Fitri (Lebaran), sejumlah pasar tradisional seperti PTM Square Lahat diserbu pembeli, salah satunya pedagang ayam, sebab sebagian besar masyarakat memerlukan daging ayam untuk dimasak jelang hari raya Idul Fitri. 

Seperti Tezar misalnya, salah seorang pedagang ayam potong di Pasar square itu merasakan mulai ada peningkatan penjualan sejak dua hari jelang lebaran Idul Fitri.

“Untuk ayam kampung, pembeli biasanya memilih ayam hidup yang kemudian dipotong. Beda dengan ayam negeri, konsumen lebih memilih ayam potong,” kata Tezar saat diwawancarai crew LhL, Sabtu (24/06/2017).

Tezar mengatakan karena permintaan yang banyak saat memasuki lebaran, otomatis dia menaikkan harga. Bila biasanya ayam kampung jantan dijual Rp 60 ribu per ekor, maka sekarang ia menjual Rp 75 ribu hingga Rp 80 ribu per ekornya.

Baca Juga  Bobol Gudang Perhiasan, Median Ditangkap Polres Pagaralam

“Harga itu bisa naik lagi tergantung ada atau tidaknya stok ayam, kalau stok habis otomatis harganya naik lagi, begitu pula dengan ayam kampung dengan kualitas yang lebih bagus. Bila biasanya dijual Rp 85 ribu, maka harganya bisa meningkat hingga Rp 95 ribu,” ujarnya.

Sementara itu, Yati salah seorang pembeli mengatakan, saat ini harga daging pada naik seperti daging sapi mencapai harga Rp 140 ribu per kilogramnya begitu juga dengan daging ayam juga ikutan naik.

Baca Juga  Pemdes Bringin Datar Gelar Acara Posyandu Posbindu Pemberian Gizi Terhadap Balita Dan Ibu Hamil Tahun 2025.

“Biasanya saya beli ayam pramuka Rp 35 ribu per ekornya, jelang lebaran melonjak naik hingga Rp 50 ribu per ekornya, mau ga mau mesti dibeli buat kebutuhan saat lebaran,” ungkapnya.

Disisi lain, Adi warga Talang Jawa, yang juga sedang mencari ayam untuk berlebaran mengatakan, dirinya bahkan sempat ditawari ayam kampung seharga Rp100 ribu per ekornya.

“Walaupun harga ayamnya agak mahal tetap saya beli, tapi memang lebih enak pakai ayam kampung dagingnya terasa. Rencananya kami akan masak rendang ayam untuk kebutuhan Lebaran besok,” katanya.

Editor : YADI

Check Also

Semangat Bersambung, Pembangunan Rumah Julian Saputra Jadi Contoh Kerja Sama Desa Mengulak

OKU — Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni milik Bapak Julian Saputra di Desa Mengulak bukan …

SMM Panel

APK

Jasa SEO