banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Home / HUKUM & KRIMINAL / Tidak Punya Uang Untuk Berobat, Wartawan di Muara Enim Diusir Oknum dari Puskesmas Muara Enim

Tidak Punya Uang Untuk Berobat, Wartawan di Muara Enim Diusir Oknum dari Puskesmas Muara Enim

Author : Dedi

MUARA ENIM, LhL – Sungguh miris perlakuan seorang oknum Pegawai Puskemas Kecamatan Kota Muara Enim dalam memberikan pelayan kepada masyarakat yang hendak berobat di Puskesmas tersebut.

Hal ini dialami oleh Ruslan yang kesehariannya bekerja sebagai jurnalis, dan Anggota Organisasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Muara Enim.

Ruslan didampingi Sekretaris IWO Muara Enim, Rahmad Hidayat, SH beserta Anggota IWO Muara Enim mengatakan, pada saat ia mau berobat malah diusir oleh oknum puskesmas tersebut.

“Aku mau berobat bu, tapi tidak bawa uang,” ujarnya.

Tapi pekerkataan dirinya langsung dibantah dan malah diusir, kalau tidak ada uang jangan berobat.

“Kalu dak katek duit pak, jangan berobat pak,” ujarnya menirukan perkataan si Oknum tersebut.

Lebih lanjut dikatakan Ruslan, karena dirinya tidak punya uang, ia meminjam kepada temannya dan mulai diberi obat oleh oknum tersebut dengan biaya sebesar Rp. 10.000 (sepuluh ribu rupiah).

Baca Juga  MARAK PENANGKAPAN KARENA NARKOBA, KADES MUARA TEMIANG ANGKAT BICARA

“Pas bayar, karena uang yang kupinjam Rp. 100.000, lalu disuruh nukar dulu oleh oknum tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, situasi di Puskesmas Muara Enim hanya sedikit para PNS yang bekerja, hanya ada beberapa orang honor. Bahkan kepala Puskesmas, pun tidak ada ditempat.

“Bahkan oknum tersebut berkata, sebenarnya pak, jam segini kita sudah tutup,” kata Alan kembali menirukan perkataan oknum tersebut.

Padahal, lanjut Ruslan, dirinya berobat didampingi rekan sepropesinya yaitu jurnalis pukul 11:10 wib, hari Selasa tanggal 27/07/2021.

Ditambahkan Rahmad Hidayat, SH, melihat kejadian ini pihak Puskesmas Muara Enim seakan melawan apa yang pemerintah Muara Enim jalankan, yaitu berobat gratis bagi semua masyarakat Muara Enim, tapi berbeda yang dilakukan oleh oknum puskesmas tersebut.

Baca Juga  Gubernur Sumsel Ajak Masyarakat Terus Jaga Kearifan Lokal

“Sebagaimana disebutkan dalam Permenkes 43 tahun 2019 tentang Puskesmas menyebutkan bahwa Puskesmas adalah Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Faskes). Fasilitas Pelayanan Kesehatan adalah suatu tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif yang dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah dan/atau masyarakat. Puskesmas mempunyai tugas melaksanakan kebijakan kesehatan untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya.”

Terpisah, kepala Dinas Kesehatan Muara Enim, Selamat Oku Asmana, SKM, M.Kes ketika dijumpai dikantornya sedang tidak ada dan ketika dikonfirmasi via Whatsapp mengatakan, bahwa saat ini sedang ada yang diisolasi.

“Mereka ado yang isolasi, ada yang WFH, dan saya ke semende bersama 3 orang kasi, sementara 3 Kabidnya, 3 kasi, 9 staf yang positif covid sedang Isolasi, untuk dikantor tinggal 1 kabid bu Elya, dia mewakili menghadiri acara di Muara Enim,” ungkapnya.

Editor : Ron

Check Also

Gali Potensi Komedian Generasi Muda PASKI Empat Lawang Diresmikan

Author : Foy EMPAT LAWANG, LhL – Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI) Kabupaten Empat Lawang, …

SMM Panel

APK

Jasa SEO