Banner Juni
banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Screenshot_20260820_204927
Screenshot_20260820_204958
Home / REGIONAL / PRABUMULIH / Miris, Karena Lumpuh Pria Tua Bekas Petugas Marbot Masjid Ini Memilih Tinggal di Eks Bangunan MCK Sukajadi

Miris, Karena Lumpuh Pria Tua Bekas Petugas Marbot Masjid Ini Memilih Tinggal di Eks Bangunan MCK Sukajadi

Author : SMSI

PRABUMULIH, LhL – Usai sempat diberitakan sebagai salah satu penerima daging kurban dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) Prabumulih, pada Hari Idul Adha 1442 H, beberapa hari lalu, ternyata kehidupan Zainal, pria tua berusia 85 tahun, yang tinggal di Jalan Sukajadi 3, RT 03 RW 03, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur ini sungguh memprihatinkan dan miris.

Hal itu terungkap, saat Tim media SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Kota Prabumulih mengunjungi bapak 1 anak dengan 4 cucu ini, Sabtu (24/07/2021) sore.

Meski terbaring lemah semenjak menderita kelumpuhan 3 tahun lalu, pria tua yang sebelumnya banyak menghabisi waktunya menjadi petugas Marbot di salah satu masjid di Perumnas Gunung Ibul ini terpaksa memilih tinggal menempati salah satu ruangan bekas bangunan MCK Umum, yang berada tepat di samping rumah anaknya.

“Sudah lama juga dia (Pak Zainal) tinggal di bangunan MCK Umum ini, karena di rumah anaknya tidak ada WC, karena kondisi anaknya yang hanya pekerja serabutan sehingga tidak bisa membuat kamar WC ditambah lagi kondisi bangunan rumahnya yang memang sempit dan tak layak huni,” ungkap Muhammadiyah (55), Ketua RT 03, ketika dibincangi mendampingi Zainal, yang hanya terbaring di atas pembaringan miliknya yang mulai usang dan terkesan kumuh.

Baca Juga  PJ Bupati Hadiri Penyembelihan Hewan Korban di DPC Ormas Projo

Menurut Ketua RT ini, dirinya bersama Bidan setempat dan warga lainnya kerap memberikan bantuan, terutama pemeriksaan kesehatannya. Namun diakuinya, pihaknya kini masih berusaha memasukkan Zainal dan keluarga anaknya, yakni Robin (44) pada program PKH.

“Sudah beberapa kali, tapi masih belum bisa. Kalau untuk KIS, sudah diurus Bidan Irma, sekaligus yang membantu mengobati beliau. Anaknya, juga sudah kita minta mengurus kepindahan bapaknya (Zainal) agar masuk ke KK nya, karena walau bagaimana pun kasihan juga kita, tinggal di sini (MCK) sendirian dan hanya dibantu kursi roda kalau ingin buang hajat atau ia ingin berjemur,” ucap Muhammadiyah.

Ia kembali menambahkan, semenjak menderita kelumpuhan usai terjatuh saat bertugas sebagai Marbot di masjid, dan sempat ramai dibicarakan waktu anak menantunya (istri Robin) meninggal sakit sekitar 2 bulan lalu, sudah banyak yang membantunya.

Baca Juga  Sambut 2023, Warga Jalan Tanam Ujung Griya Bangun Sejahtera Kompak Gelar Doa Bersama

“Seperti hari ini, dari rombongan KOTI Pemuda Pancasila Prabumulih, yang akan membantu membangunkan kamar mandi berikut WC di dalam rumah anaknya. Kemarin dari rombongan ACT Prabumulih, yang membantu membagikan daging kurban,” lanjut dia.

Sementara, ketika disinggung terkait keinginan Zainal, yang ingin dirawat di Panti Jompo, Robin menjelaskan, meski dirinya masih merasa takut menitipkan orang tuanya di rumah penitipan khusus orang tua tersebut. Namun ia mengaku tidak bisa berbuat banyak, dan tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk orang tuanya walau kondisi ekonominya jauh dari kata pas-pasan.

“Walau berat saya masih ingin merawat dan berbhakti kepada beliau, mesti terkadang bekerja serabutan dan sering meninggalkannya sendirian. Anak saya 4, yang nomor 1 dan 2 karena tidak bisa membayar biaya sekolah lagi sekarang ikut bibinya jualan di Jambi, tinggal nomor 3 dan 4 yang masih kecil dan baru sekolah SD,” ratap Robin, pasrah.

Editor : Ron

Check Also

Desa Landur Pendopo Membara, Puluhan Rumah Dilahap Jago-Merah

# 𝗛𝗮𝗻𝗴𝘂𝘀𝗸𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝘁𝗮 Senilai 𝗠𝗶𝗹𝘆𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗥𝘂𝗽𝗶𝗮𝗵.  Author : Ade JS 𝗘𝗠𝗣𝗔𝗧 𝗟𝗔𝗪𝗔𝗡𝗚, LhL – Pemerintah …

SMM Panel

APK

Jasa SEO