Author : Dedi
MUARA ENIM, LhL – Sahri Ependi Bin Junai (33 ), Wargaย Ujanmas lama Ulu, kampung III kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan, terbaring lemah dengan kondisi sangat menghatirkan.
Sahri, yang dulunya membuka bengkel sepeda motor, tinggal bersama ibunya dan kini sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Karna sudah 7 bulan ini menderita sakit serta tidak ada biaya untuk berobat.
Di awal sakit, dirinya sudah berobat kemana-mana, tapi Penyakitnya tak kunjung sembuh, dan pihak keluarga sudah berupaya untuk membantu. Tapi karna keadaan sekarang lagi musim Covid-19 Keluargapun terbatas untuk membantu karna perekonomian merekapun terbatas.
Waktu Media ini Menyambangi kediamannya, dirinya hanya meneteskan air mata dan berharap pihak Pemerintah agar dapat membantunya untuk berobat.
“Aku sakit la tujuh bulan, la neman behubat, makai surat keterangan dek mampu, tapi tebatas dengan keadaan menahi, kulu kilew maseh nak makai duet”,ย ungkap Sahri dengan bahasa daerah Sumsel
Di tempat yang sama ibu nya pun menambahkan, pernah di bawah ke rumah sakit tapi disuruh pulang oleh pihak Rumah Sakit, kemudian pihak Rumah Sakit memberikan surat rujukan untuk dirawat di Palembang dengan biaya sendiri. Kemana mau mencari uang, untuk makan saja susah.
“Kalau dirawat ke Palembang pasti perlu biaya banyak pak, makan aja susah, apa lagi biaya berobat pak. Jadi kami hanya mengharapkan bantuan dari semuanya termasuk pemerintah,” pintanya Rusmina dengan air mata yang berlinangan melihat anaknya tak ada biaya untuk berobat.
Kepada Desa Ujanmas Ulu wansyah ketika dikonfirmasi mengatakan, dirinya selaku pemerintah Desa setempat akan secepatnya menindaklanjuti hal tersebut.
“Bersama kepala dusun Tiga kita mengunjungi rumah Sahri untuk memberikan bantuan dan berharap kepada pemerintah Muara Enim bisa membantu juga mempasilitasi pengobatan Sahri,” katanya penuh harap. Rabu, (24/3/2021).
Editor : Ron
Lahat Hotline






