# Massa Dari SP 4 Purwaraja Kikim Timur Siaga di Posko Jaga Batas Klaim.
# Situasi Aman dan Kondusif.
Author : B4r
KIKIM TIMUR, LhL – Setelah sebelumnya, beberapa waktu lalu Wabup, Dandim 0405, Kapolres Lahat, warga SP 4 Purwaraja dan Pihak PT. Lonsum Tbk melakukan pertemuan di lokasi LU 2 perkebunan sawit, bahkan sempat menjalankan sholat magrib berjamaah di pondok posko penjagaan yang didirikan warga Purwaraja SP 2 Kikim Timur, kini masyarakat Desa Purwara kembali berbondong-bondong berkumpul di lokasi yang sama pada Senin (16/11/2020) sekira pukul 09.00 WIB.
Hal ini dikarenakan, pondok yang mereka dirikan diduga dibakar oleh pihak PT. Lonsum Tbk, ditambah beredar informasi ditengah-tengah masyarakat, bahwa hari ini pihak dari PT. Lonsum Tbk akan mengadakan panen raya di lokasi LU 2 yang saat ini statusnya masih dalam KUO.
Syamsul Hamdani salah seorang warga yang diwawancarai awak media mengatakan bahwa, keberadaan ia dan kurang lebih 200 warga di lokasi pada hari ini, adalah untuk menjaga wilayah Lahan Usaha (LU 2) yang saat ini lagi dalam status KUO seluas 145,9 hektar.
“Kedatangan kami warga dari Purwaraja pada hari ini, adalah menghalau sebagai bentuk protes kami, untuk menjaga LU 2 yang statusnya KUO, dipanen oleh pihak perusahaan PT. Lonsum Tbk,”kata Syamsul yang diiyakan oleh warga masyarakat Purwaraja.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, bahwa aksi ini mereka lakukan bukan tanpa dasar yang kuat, karena sebelumnya ditempat yang sama beberapa waktu yang lalu, telah dilakukan kesepakatan antara warga Purwaraja dan PT. Lonsum untuk sama-sama tidak memanen buah sawit yang lagi dalam permasalahan. Hal itu dilakukan di hadapan unsur Forkompinda Lahat dan jajarannya.
“Namun sayangnya, pihak perusahaan memanen sawit di lokasi yang masih status KUO, dengan alasan para pemanen tidak tahu batasnya. Okelah kami masih bisa maklumi, namun kemarin, kami mendapat kabar bahwa hari ini pihak perusahaan akan mengadakan panen raya.” jelasnya.
Tampak di lokasi, ratusan masyarkat bersiaga di lokasi LU 2 dalam pengamanan pihak dari Kepolisian dan TNI di lokasi.
Editor : RON
Lahat Hotline





