Author : Repi Black
PAGARALAM, LhL – Meski upaya pencarian terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pagaralam, namun korban bernama M. Fikri Sahdilah (18) bersama Jumadi (26) rekannya sesama asal Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi yang hilang saat mendaki Gunung Dempo beberapa hari lalu, hingga kini belum juga ditemukan.
Pencarian sudah dilakukan kisaran satu minggu, proses pencarian sendiri yang melibatkan tim ini masih kabur alias belum ada titik terang.
Kepala BPBD Kota Pagaralam, Mundra Patriot melalui stafnya, Wansi yang ikut melakukan pencarian ketika dihubungi via ponselnya, Minggu (27/10) menyatakan, Tim terus melakukan pencarian akan tetapi seminggu berlalu belum juga ada titik terang terkait pendaki asalnJambi yang hilang.
“Upaya pencarian terus dilakukan, namun belum juga ditemukan. Hari ini Tim akan melakukan pencarian di kawasan daerah Jarai dan sekitarnya. Minggu,Tim melanjutkan pencarian di arah Bukit Timur, Jarai”, imbuhnya.
Menurut Wansi, pendaki yang hilang tersebut tidak melapor ke Posko Kamoung Empat. Tidak diketahui apakah mereka start mendaki dari Rimau atau Kampung Empat.
“Karena dari data di Kampung Empat tidak ada laporan mereka,
Setelah dicek di Posko dan RT setempat, ternyata mereka tidak melapor. Sejatinya, para pendaki melapor dulu sehingga memudahkan koordinasi bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, “tutupnya.
Dikabarkan, sebelumnya kekhawatiran keluarga korban mulai muncul saat ibu korban kehilangan kontak ketika akan menghubungi korban via telepon beberapa hari lalu, namun nomor yang dihubungi (Handphone korban) tersebut tidak terhubung lagi. Setelah hilang kontak pada anaknya itu, lalu ibu korban memberitahu hal itu pada pihak BPBD Kota Pagaralam.
Editor : Ahmad
Lahat Hotline





