Author : Ron
EMPAT LAWANG, LhL – Pemandangan tak lazim terlihat di area Graha Emass, Rumah Dinas Bupati Empat Lawang. Pasalnya, hari ini Sabtu (4/11/17) Kapolres Empat Lawang, AKBP Bayu Dewantoro, SIK “Diuber” sejumlah wartawan saat ia keluar dari ruang Goest House komplek elite tersebut.
Diubernya (Dikejar) orang nomor Satu di jajaran Polres Empat Lawang, oleh para awak media ini, membuat ajudan Bayu Dewantoro kian memperketat pengawalannya. Bahkan tampak Kapolres Empat Lawang ini, pun tampak dikepung hingga ke halaman parkir.

Kendati sudah nampak terdesak, namun Bayu Dewantoro tetap menyikapi ulah para pewarta dengan bijak dan santai. Sebab, perlakuan para wartawan ini hanyalah untuk sekedar mendapat keterangan dari Kapolres terkait pengamanan pelaksanaan Pilkades beberapa waktu lalu.
“Ya.., saat pelaksanaan Pilkades serentak tempo hari, kita menerjunkan sebanyak 14 personil dan dibagi menjadi 2 untuk pengamanan di tujuh desa. Persiapan ini pun memang sudah kita susun sejak lama, jauh hari sebelum pelaksanaan Pilkades serentak”, ungkap Bayu.

Sekedar informasi, bahwa perjuangan para wartawan ini tak lain hanyalah untuk mendapatkan hasil maksimal dalam penilaian Uji Kompetensi Wartawan (UKW), yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Empag Lawang dan diikuti sebanyak 19 wartawan dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.
Ketua PWI Empat Lawang, Rodi Hartono, S. Sos mengaku sangat mengapresiasi upaya keras yang dilakukan para wartawan dalam melakukan wawancara cegat pintu (Door Stop) ini, hanya demi mendapatkan nilai yang baik.
“Memamg inilah bagian dari prosesi (UKW)”, kata dia.
Kepada Kapolres Empat Lawang, pria yang kesehariannya bekerja sebagai wartawan Koran Kito sekaligus penyelenggara UKW ini, mengucapkan terima kasih atas kesediaannya untuk dikonfirmasi.
“Saya sangat senang UKW hari ini didukung juga oleh berbagai pihak, termasuk Pak Kapolres. Untuk itu saya ucapkan terima kasih atas dukungannya”, tandas Rodi.
Editor : Zadi
Lahat Hotline





