Home / HUKUM & KRIMINAL / Terkait Duggan Panganiayaan Kapuskesmas pada Stafnya, Begini Tanggapan Pj. Wako Pagaralam

Terkait Duggan Panganiayaan Kapuskesmas pada Stafnya, Begini Tanggapan Pj. Wako Pagaralam

Author : Toni Ramadhani

PAGARALAM, LhL – PJ Wali Kota Pagar Alam Lusapta Yudha Kurnia ikut angkat bicara terkait penganiayaan yang dilakukan oleh seorang Kepala Puskesmas berinisial RN terhadap stafnya sendiri lantaran diduga marah saat ditanya soal pemotongan intensif.

Yudha mengatakan, proses laporan tindak pidana penganiayaan itu kini sedang diselidiki polisi. Sehingga, mereka pun menunggu hasil pemeriksaan terhadap laporan tersebut.

“Saat ini pemerintah daerah masih menunggu kejelasan hasil proses dari kepolisian. Tindak lanjutnya akan kami percayakan ke pihak berwajib. Kita percaya pihak kepolisian akan bertindak secara profesional,” kata Yudha, Selasa (18/6/24).

Menurut Yudha, motif penganiayaan tersebut sampai saat ini masih belum menemukan titik terang. Setelah kasus itu ditangani polisi, diharapkan dapat segera mengetahui penyebab korban DS dianiaya oleh RN.

Baca Juga  INGIN NGOBATI ANAKNYA, WANITA INI DIDUGA MALAH DISETUBUHI

“Saya percaya polisi akan bekerja independen dan profesional menangani perkara ini biar dapat diketahui kebenaran permasalahan yang memicu kejadian ini dan agar tidak terjadi simpur siur informasinya atau hanya dari sebelah pihak saja,”ujarnya.

Setelah motif kasus terkuak, Pemerintah Kota Pagar Alam akan mengambil langkah tegas soal sanksi terhadap pelaku agar kejadian tersebut tak lagi terulang.

“Kalau proses hukum di kepolisian sudah selesai nantinya proses internalnya dilakukan oleh BKPSDM dan Inspektorat daerah dan tentunya dalam sistem manajemen pemerintahan ada istilah reward dan punishment yang diberlakukan,”jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang Kepala Puskesmas di kota Pagar Alam, Sumatera Selatan berinisial RN dilaporkan ke Polisi lantaran diduga telah menampar stafnya hingga mengalami pecah bibir.

Baca Juga  Dessi Puspa Asni : Kita Musti Lebih Baik,Jangan Menoleh Kebelakang

Informasi yang dihimpun, insiden penganiayaan tersebut dilaporkan korban inisial, NS (41). Berdasarkan surat tanda lapor No. LP/B/100.VI/2024/SPKT/Polres Pagar Alam/Polda Sumatera Selatan. Rabu (5 Juni 2024.)

Pengaduan korban tersebut diterima Satreskrim Polres Pagar Alam. Korban didampingi sang suami langsung memberikan keterangan terkait pemukulan yang dilakukan pelaku RN yang terjadi di ruang kerja RN pukul 08.00WIB yang menyebabkan bibir NS berdarah akibat tamparan tangan pelaku.

Kronologi kejadian tersebut menurut penuturan NS berawal ia dan terlapor RN membahas masalah pekerjaan yang kemudian berujung cekcok mulut dan terjadilah pemukulan. Terlapor kemudian menampar muka pelaku hingga menyebabkannya pecah bibir.

Editor : RON

Check Also

Walau Larut Malam Masyarakat Suka Makmur SP3 Palmbaja Tetap Antusias Sambut Kedatangan Yulius Maulana

Author : Ujang LAHAT, LhL – Meski sudah larut malam kehadiran Yulius Maulana dalam acara …

SMM Panel

APK

Jasa SEO