Banner Juni
banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Screenshot_20260820_204927
Screenshot_20260820_204958
Home / REGIONAL / MUSI BANYUASIN / Muba Raih Piala Adipura Ke 13

Muba Raih Piala Adipura Ke 13

Kota Sekayu Sabet Kembali Piala Adipura Kategori Kota Kecil.

JAKARTA, LhL – Setelah sempat dua tahun absen mendapatkan penilaian Adipura karena pandemi COVID-19, kini Kabupaten Muba mengembalikan lagi citra sebagai Kabupaten bersih dengan berhasil meraih Piala Adipura.

Hal ini diketahui saat Pj Bupati Muba Apriyadi Mahmud menerima langsung Penghargaan Anugerah Adipura 2022 yang diserahkan secara langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Dalam Rangka Peringatan Hari Peduli Sampah NasionalTahun 2023 di AuditoriumDr. Soedjarwo,Gedung ManggalaWanabakti Jakarta, Selasa (28/2/2023).

“Piala Adipura ini saya persembahkan untuk petugas kebersihan di Kabupaten Muba dan seluruh masyarakat yang komitmen untuk terus menjaga kebersihan,” ungkap Pj Bupati Apriyadi Mahmud.

Menurutnya, dengan kembali diraihnya Piala Adipura untuk Kabupaten Muba bukan untuk menjadi puas diri karena dinobatkan sebagai daerah bersih tetapi menjadi ajang agar selalu komitmen mendukung dan menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

Baca Juga  Satu Wartawan Gagal UKW, PWI Sumsel Ajak Perangi Hoaks

“Menjaga kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab kita bersama, lingkungan dan daerah yang bersih dapat menciptakan wilayah yang sehat dan nyaman,” tuturnya.

Mantan Kepala Bappeda Muba ini mengajak, agar warga Muba berinovasi mengelola sampah organik menjadi kompos.

“Sampai saat ini pengelolaan sampah organik atau sampah sisa makanan masih menjadi PR kita, untuk itu saya mengajak agar masyarakat berlomba-lomba untuk inovasi terutama mengelola sampah organik menjadi pupuk kompos,” terangnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH Kabupaten Muba, Andi Wijaya Busro SH MHum mengatakan, peraihan piala Adipura kali ini merupakan peraihan yang ke-13. “Muba sudah meraih Piala Adipura dari tahun 2005 hingga 2019 berturut-turut. Di tahun 2020 dan tahun 2021 penilaian ditiadakan karena pandemi COVID-19. Penilaiannya baru diadakan lagi di tahun 2022 dan diumumkan di tahun ini. Penilaian Adipura lebih ketat dari tahun-tahun sebelumnya, karena selalu berevolusi dari tahun ke tahun tentang pengelolaan lingkungan,” imbuhnya.

Baca Juga  Ketua BPD Desa Napal, Wanhar Laksanakan Resepsi Pernikahan Anaknya Reyi Julian dan Putri Utami

“Jika dahulu penghargaan Adipura kategorinya hanya Terbersih tetapi sekarang tentang pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Sekayu dinilai sebagai kota kecil lantaran pengelolaan sampah dan strategis pengurangan sampah plastik di kota,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengajak warga untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos. Siti menegaskan aksi ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mencapai target nasional penurunan gas emisi rumah kaca dan mendorong pengendalian perubahan iklim.

“Saya ucapkan selamat kepada daerah yang meraih penghargaan Piala Adipura Tahun 2022. Terus komitmen menjaga kebersihan di wilayah masing-masing, dan memaksimalkan mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos,” tandasnya.

Dalam kesempatan pemberian Penghargaan Anugerah Adipura 2022 tersebut Pj Bupati Apriyadi Mahmud turut didampingi Kepala DLH Andi Wijaya Busro, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, dan Plt Kabag Protokol dan Dokumentasi Pimpinan Rangga Perdana Putera SSTP.(Riki)

Check Also

DPRD Musi Rawas Gelar Rapat Paripurna MoU Antara DPRD Dan Pemkab Musi Rawas Tentang Program Propemperda Tahun 2026

Author : Ujang MUSI RAWAS, LhL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas …

SMM Panel

APK

Jasa SEO