Banner Juni
banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Screenshot_20260820_204927
Screenshot_20260820_204958
Home / REGIONAL / EMPAT LAWANG / Banjir Bandang Landa Kecamatan Paiker

Banjir Bandang Landa Kecamatan Paiker

Author : Akbar

EMPAT LAWANG, LhL – Intensitas curah hujan yang tinggi di Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) Kabupaten Empat Lawang, mengakibatkan debit sungai air Keruh meningkat hingga merendam ratusan rumah warga, banjir juga merusak ratusan hektar sawa dan pertanian lainnya milik warga. Diketahui ada 12 (Dua Belas Desa) yang terendam banjir, dan ada 1 (Satu) unit rumah yang hanyut akibat banjir, Jumat (22/21).

Selain itu banjir juga mengakibatkan jembatan gantung di desa Talang Padang putus dan hanyut terbawa derasnya arus sungai musi, ada juga rumah warga yang posisinya bergeser dan hancur akibat banjir, ribuan karung gabah yang disimpan maupun dijemur di mesin padi hanyut terbawa air, diperkirakan ketinggian air di pemukiman bekisar antara 1 – 2 Meter.

Baca Juga  SEBULAN, TUNGGAKAN PLN EMPATLAWANG CAPAI 3,4 MILIYAR

Basar (32) warga Lawang Agung mengatakan, ketika banjir dirinya berada di mesin penggiling miliknya air tingginya hampir setinggi data.

“Saat itu saya lagi di mesin penggiling kopi saya lihat air masuk ke dalam mesin dan ketinggian air sekitar 2 (Dua) meter, untuk menghindarkan hanyut terbawa air terpaksa menyelamatkan diri naik ke atas atap menjebol plafon sambil menunggu air surut,” kata Basar.

Masih dikatakan Basar, dirinya berharap musibah seperti ini jangan terjadi lagi, dan kepada pemerintah untuk bertindak cepat menangani musibah banjir ini.

“Kami berharap musibah ini jangan terulang lagi, dan kepada pemerintah Kabupaten Empat Lawang agar bertindak cepat untuk menangani bencana ini,” Ungkapnya.

Baca Juga  WARGA DESA LUBUK GELANGGANG TEMUKAN SITUS MEGALIT DI DASAR SUNGAI KUBUAN

Di tempat yang berbeda Sandi (33) warga Muara Rungge, mengatakan dirinya tinggal di Pasemah Air Keruh (Paiker), baru sekali ini melihat air sungai Air Kegho meluluh lantakan lahan pertanian serta infrastruktur yang ada.

”Selama 33 tahun ini banjir terparah yang saya lihat dan alami,” ungkap Sandi.

Sementara itu Kepal Dinas BPBD Empat Lawang Syahrial Podry sudah turun dan memantau langsung banjir di Paiker.

“Untuk kerugian sendiri masih di hitung, namun di perkirakan miliaran rupiah,” Ujar Kepala BPBD

Puskesmas Pasemah Air Keruh pun sudah membuka posko banjir selama 24 jam, bagi masyarakat yang membutuhkan obat-obatan Puskesmas Paiker siap melayani kebutuhan masyarakat akibat banjir bandang.

Editor : Ron

Check Also

Desa Landur Pendopo Membara, Puluhan Rumah Dilahap Jago-Merah

# 𝗛𝗮𝗻𝗴𝘂𝘀𝗸𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝘁𝗮 Senilai 𝗠𝗶𝗹𝘆𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗥𝘂𝗽𝗶𝗮𝗵.  Author : Ade JS 𝗘𝗠𝗣𝗔𝗧 𝗟𝗔𝗪𝗔𝗡𝗚, LhL – Pemerintah …

SMM Panel

APK

Jasa SEO