Banner Juni
banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Screenshot_20260820_204927
Screenshot_20260820_204958
Home / REGIONAL / PALEMBANG BARI / Perluas Akses Keuangan UMKM, Pemkot Palembang Bentuk TPAKD

Perluas Akses Keuangan UMKM, Pemkot Palembang Bentuk TPAKD

Author : Elan

PALEMBANG, LhL – Pemerintah Kota Palembang segera membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dalam rangka memperluas akses keuangan bagi masyarakat khususnya sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai bentuk pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, peran semua pihak termasuk industri jasa keuangan diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi, terutama bagi sektor UMKM.

“Selama ini Pemkot Palembang telah membantu hampir 7 ribu UMKM kredit dengan tanpa bunga sejumlah Rp3 juta,” ujar Haronjoyo usai mengukuh TPAKD yang diketuai oleh Sekertaris Derah (Sekda) kota Palembang, Drs. Ratu Dewa, Rabu (23/6/2021).

Baca Juga  Pemkot Palembang Dukung Revitalisasi 6 Bahasa Daerah di Sumsel

Selain itu, orang nomor satu di Kota Palembang ini juga berupaya berkordinasi bersama Dirjen Pembendaharaan Sumatra Selatan untuk berkolaborasi di sektor pelatihan UMKM sebagai penompang kebangkitan ekonomi di Bumi Sriwijaya.

“Kami sangat menyambut baik dengan program ini, mudah-mudahan UMKM tidak hanya diberikan modal, tapi juga diberikan pelatihan buat usahanya nanti bisa lancar,” katanya.

Masih kata Harnojoyo, dengan dibentuknya TPAKD menjadi harapan baru untuk mendorong kemajuan sektor UMKM di Kota Palembang. “Dengan dibentuknya TPAKD di kota Palembang, bisa mamajukan UMKM lebih baik lagi,” pungkasnya.

Baca Juga  DPRD Prov. Sumsel Dengarkan Jawaban Gubernur Atas Pandangan Fraksi dan Bentuk Pansus Bahas 4 Raperda

Sementara Kepala Kantor Regional OJK Sumsel Untung Nugroho mengatakan, akses keuangan oleh penduduk Kota Palembang saat ini mencapai 75 persen. Maka dari itu, TPAKD akan mempercepat akses keuangan dan seluas mungkin masyarakat Kota Palembang mampu menjangkaunya.

“Karena biasanya jumlah yang sudah mengakses keuangan diukur dari jumlah penduduk yang punya rekening di Bank. Kenyataannya walau sudah punya rekening mau akses pembiayaan masih sulit. Jadi walaupun statistik menunjukkan banyak yang punya rekening, tapi akses pembiayaan perlu kita tingkatkan,” ujar Untung.

Editor : Ron

 

Check Also

Puluhan Komunitas Literasi se-Sumsel Ditempa dalam Bimtek Balai Bahasa

Author : Ancai SMSI Lahat PALEMBANG, LhL — Sebanyak 30 perwakilan Komunitas Literasi (Komlit) dari …

SMM Panel

APK

Jasa SEO