Banner Juni
banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Screenshot_20260820_204927
Screenshot_20260820_204958
Home / HUKUM & KRIMINAL / Hendak Temui Kawan di Kebun Kopi, Ferli Temukan Lekat Terbujur Kaku Tak Bernyawa

Hendak Temui Kawan di Kebun Kopi, Ferli Temukan Lekat Terbujur Kaku Tak Bernyawa

Author : Ujang

LAHAT, LhL – Penemuan mayat laki laki di sebuah kebun kopi yang diketahui bernama Lekat bin Bapar (57) sempat hebohkan warga Talang Asoy Desa Bandu Agung, Kecamatan Muara Payang, Senin (22/02/2021)

Menurut informasi dari Kepolisian Sektor Jarai, diketahui mayat pria paruh baya yang memiliki pekerjaan sebagai buruh tersebut merupakan warga Tebat Baru Ulu Kelurahan Tebat Giri Indah, Kecamatan Pagar Alam Selatan, Kota Pagar Alam. 

Mayat yang ditemukan dalam posisi telentang di jalan setapak tersebut, pertama kali ditemukan oleh Ferli (30), Ferli sendiri adalah warga Desa Gunung Kaya Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat bekerja sebagai petani.

Awalnya Ferli hendak menemui temannya di Kebun kopi, tiba-tiba ia melihat sesosok mayat atas nama Laket bin Bapar dalam keadaan terlentang di Jalan Setapak dalam Perkebunan kopi. Kemudian Saksi Ferli memberitahukan prihal penemuan mayat tersebut kepada Kepala Desa Bandu Agung, dan Kepala Desa Bandu Agung menghubungi Polsek Jarai, Kemudian Kapolsek Jarai AKP Indra Gunawan beserta anggota langsung menuju tempat kejadian perkara penemuan mayat tersebut. 

Baca Juga  Titik Nol Pembangunan DD Tahun 2023 Desa Karang Anyar Kecamatan Lahat Selatan Dilaksanakan

Setelah dilakukan pendalaman didapat informasi bahwa Lekat merupakan warga Tebat Baru Ulu Kelurahan Tebat Giri indah Kecamatan Pagar Alam Selatan Kota, Pagar Alam. 

Selanjutnya, setelah memantau pihak keluarga didapat keterangan dari anak korban, bahwa mayat/korban yang bernama Lekat sebelumnya Pada Hari Minggu 21 Februari 2021 Sekira Pukul 14.00 Wib meminta kepada anaknya yang bernama Rini Purnamasari suaminya untuk diantar melihat Kebun kopi milik korban di Talang Asoy Kecamatan Muara Payang Kabupaten Lahat.

Akan tetapi Rini sempat menolak, dikarenakan orangtuanya itu memang sudah lama mengalami sakit dan baru selesai dirawat di ruang Opname di RSUD Besemah Pagar Alam di karenakan mengalami riwayat sakit jantung,

Namun tetap memaksa untuk diantar ke kebun kopi, karena tak enak hati akhirnya Rini ditemani suaminya pergi mengantar Lekat. Setelah sampai di kebun, Rini dan suaminya tetap menunggu korban sampai Pukul 16.00 Wib.

Baca Juga  Covid-19 di Lahat : 8 Juni 2021

Lantaran Lekat belum mau pulang, akhirnya anak dan menantu serta cucunya pulang dulu ke rumah mereka di Desa Karang Dalo Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagar Alam. Dan berniat akan menjemput orang tuanya tersebut pada esok harinya.

Sementara itu, Kapolres Lahat, AKBP. Ahmad Gusti Hartono, SIK didampingi Kasubbag Humas, Ipda. Hidayat melalui Paurnya, Aiptu. Lispono, SH menerangkan, setelah mengevakuasi mayat tersebut langsung dibawa ke RSUD Pagaralam untuk pemeriksaan. Setelahnya dilakukan serah terima mayat tersebut pada keluarganya.

“Dari hasil pemeriksaan Dokter di ruang mayat RSUD Besemah Pagar Alam tidak, ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dimungkinkan Korban mengalami serangan penyakit jantung,” terang Lispono menerangkan hasil pemeriksaan dokter.  

Editor : RON

Check Also

Sebanyak 900 Calon Sarjana Ikuti OSMB Universitas Terbuka di Salut Lahat

Author : Nop LAHAT, LhL – Sebanyak lebih dari 900 Maba (Mahasiswa Baru) universitas terbuka …

SMM Panel

APK

Jasa SEO