banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Home / REGIONAL / EMPAT LAWANG / SERAPUNGAN, TRADISI NENEK MOYANG YANG MENJADI ICON EMPATLAWANG

SERAPUNGAN, TRADISI NENEK MOYANG YANG MENJADI ICON EMPATLAWANG

IMG-20180414-WA0008

Foto : Lomba Serapungan cepat di Sungai Musi dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Empatlawang, Sabtu (14/4/2018)

EMPATLAWANG, LhL – Dalam Rangka Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Empatlawang ke 11 tahun, yang jatuh pada setiap tanggal 20 April, Dinas Pariwisata Empatlawang mengelar lomba serapungan dan rakit hias, Sabtu (14/4/18) sekitar Pukul 10 : 30 wib

Peserta serapungan dibagi menjadi 3 kategori, yaitu yang pertama peserta serapungan santai berjumlah 821 peserta ,yabg kedua serapungan cepat berjumlah 39 peserta dan yang terakhir rakit hias berjumlah 31 peserta terdiri dari masyarakat umum dan instansi pemerintah.

Serapungan dibuka oleh Bupati Empatlawang, H. Syahril Hanafiah di pantai Terusan sungai Musi dermaga Jetty dan finish di jembatan Musi II, Tebingtingi.

Baca Juga  Herman Deru Bangga, Kabupaten Empat Lawang Telah Sejajar Dengan Kabupaten Lain di Sumsel

“Serapungan ini kegiatan rutin setiap tahun digelar, ini merupakan budaya nenek moyang, mengunakan sungai musi dari desa kedesa berhubungan satu sama lain, pada hari ini kita napak tilas melestarikan budaya serapungan,” ungkap Syahril.

Untuk menarik peserta, pemenang lomba serapungan cepat biasanya diberi hadiah satu unit sepeda motor dari Pemkab Empatlawang dan beberapa hadiah doorprize lainya.

Ternyata, asal usul lomba serapungan ini sendiri berdasarkan sumber dari dinas Pariwisata Empatlawang, memiliki sejarah sendiri yakni sebelum adanya jalan darat, orang orang dahulu di Empatlawang menggunakan jalur sungai musi sebagai sarana transportasi untuk berpergian dengan menggunakan batang bambu dirakit.

Baca Juga  PULANG KERJA, MOTOR WITRI DIRAMPAS 3 BANDIT

Sehingga tradisi nenek moyang seperti serapungan itu perlu dilestarikan sehingga di perlombakan setiap tahunnya di Kabupaten Empatlawang.

Saat ini serapungan digelar menggunakan dua batang bambu saja, dirangkai dan dua batang bambu ini ditumpangi satu orang peserta.

Lomba serapungan dan rakit hias sudah lama dikenal masyarakat Empatlawang khususnya di kecamatan Tebingtinggi yang tinggal dipinggir aliran sungai musi.

Oleh karena itu lomba serapungan dijadikan agenda wisata olahraga air tahunan dan salahsatu ikon kabupaten kabupaten Empatlawang objek wisata air unik dan spektakuler.

Serapungan dari Empatlawang, juga sudah masuk data base dinas kebudayaan provinsi Sumsel.

Editor : Zadi

Check Also

Raih Lebih 60% Suara, JM-Fai Unggul Sementara di PSU Empat Lawang

Author : Toni Ramadhani EMPAT LAWANG, LhL – Pasangan calon Joncik Muhammad dan A’rifai (JM-Fai) …

SMM Panel

APK

Jasa SEO