BATANG – Kehadiran anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0736/Batang di Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, ternyata tidak hanya membawa manfaat pembangunan infrastruktur. Bagi kalangan pelajar, keberadaan para prajurit juga menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat profesi TNI sekaligus mencari informasi mengenai proses pendaftaran menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia.
Hal tersebut terlihat ketika sejumlah siswa SMK Darul Ma’arif berkomunikasi langsung dengan anggota Satgas TMMD. Dengan penuh antusias, para pelajar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya mengenai persyaratan dan tahapan yang perlu dipersiapkan apabila ingin mengikuti seleksi penerimaan prajurit TNI.
Suasana perbincangan berlangsung akrab. Para siswa menunjukkan ketertarikan terhadap kehidupan militer, mulai dari kedisiplinan, kesiapan fisik, hingga proses seleksi yang harus dilalui oleh calon prajurit.
Anggota Satgas TMMD pun memberikan penjelasan mengenai pentingnya mempersiapkan diri sejak masih duduk di bangku sekolah. Menjaga kesehatan, rajin berolahraga, meningkatkan kemampuan akademik, serta membangun karakter disiplin menjadi beberapa hal yang dapat dilakukan para pelajar sebelum mengikuti proses seleksi.
Dalam perbincangan tersebut, para siswa juga memperoleh gambaran bahwa menjadi prajurit TNI bukan sekadar mengenakan seragam loreng. Profesi tersebut menuntut tanggung jawab, ketangguhan mental, kedisiplinan, serta kesiapan mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.
Ketertarikan para pelajar terhadap profesi TNI menjadi salah satu sisi menarik dari pelaksanaan TMMD. Kehadiran prajurit yang sehari-hari bekerja bersama masyarakat memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk melihat langsung bagaimana pengabdian diwujudkan melalui tindakan nyata.
Di lokasi pembangunan, anggota Satgas TMMD tidak hanya menunjukkan kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan fisik, tetapi juga memperlihatkan nilai kebersamaan, kerja keras, dan kepedulian terhadap masyarakat. Hal-hal tersebut dapat menjadi contoh positif bagi para pelajar yang sedang merencanakan masa depannya.
Bagi siswa SMK Darul Ma’arif, kesempatan berbincang langsung dengan anggota TNI menjadi pengalaman berharga. Informasi yang diperoleh diharapkan dapat membantu mereka memahami persiapan yang diperlukan apabila kelak memutuskan mengikuti seleksi penerimaan prajurit.
Anggota Satgas juga mengingatkan pentingnya memperoleh informasi pendaftaran melalui jalur resmi TNI. Proses penerimaan prajurit dilaksanakan berdasarkan ketentuan dan persyaratan yang berlaku, sehingga para calon peserta perlu mengikuti pengumuman resmi serta menghindari pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
Program TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736/Batang dengan demikian tidak hanya menjadi sarana mempercepat pembangunan desa, tetapi juga membuka ruang komunikasi antara prajurit dan generasi muda. Interaksi sederhana tersebut dapat menumbuhkan motivasi, memperluas wawasan, dan memberikan gambaran mengenai pilihan pengabdian setelah menyelesaikan pendidikan.
Di tengah aktivitas pengecoran jalan dan pembangunan berbagai fasilitas masyarakat, percakapan antara siswa dan anggota Satgas menghadirkan cerita tersendiri. Dari rasa ingin tahu yang disampaikan melalui pertanyaan sederhana, dapat tumbuh tekad untuk mempersiapkan masa depan dengan lebih sungguh-sungguh.(*)
Lahat Hotline








