OKU TIMUR, 16 Oktober 2026 — Memasuki hari keempat pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun Anggaran 2026, pembuatan sumur bor sebagai program unggulan TNI Angkatan Darat terus berjalan progresif di Desa Mangulak, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur. Hingga pukul 16.00 WIB, Jumat (16/10), dari lima titik sumur bor yang direncanakan, tiga lokasi telah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, sementara dua titik lainnya sedang dalam tahap persiapan dan penentuan lokasi yang tepat.
Berdasarkan laporan perkembangan kegiatan, rincian kemajuan masing-masing titik adalah sebagai berikut:
• Sumur Bor Titik 1 — mencapai 35%
• Sumur Bor Titik 2 — tahap persiapan 0%
• Sumur Bor Titik 3 — tahap persiapan 0%
• Sumur Bor Titik 4 — tetap memimpin dengan 50%
• Sumur Bor Titik 5 — mulai berjalan, mencapai 25%
Terlihat di lokasi pengeboran, personel Satgas bekerja secara teliti bersama warga mengoperasikan rangkaian mesin pengeboran. Sebagian mengawasi kedalaman lubang dan kelancaran sirkulasi air, sebagian lain memastikan struktur penyangga mesin tetap kokoh dan stabil, sementara warga turut membantu menyiapkan saluran pembuangan air tanah serta memantau proses pengeboran dengan penuh harap. Lumpur dan air keluar dari lubang pengeboran menjadi tanda bahwa proses terus berjalan menuju kedalaman sumber air bersih. Pekerjaan menuntut kesabaran dan ketelitian tinggi, mengingat kondisi tanah yang berbeda-beda di setiap titik, namun semangat para personel tidak surut meski cuaca terasa cukup panas.
Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 0403/OKU, Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa pembuatan sumur bor ini menjadi prioritas utama karena menyentuh langsung kebutuhan paling mendasar warga.
“Air bersih adalah hak setiap warga, dan kami bertekad memastikan kebutuhan ini terpenuhi. Kemajuan 50 persen di titik keempat menunjukkan bahwa pengeboran berjalan menuju kedalaman yang diharapkan, sementara titik kelima baru saja dimulai dan sudah mencapai 25 persen ini progres yang sangat baik. Kami tidak mengejar kecepatan semata, melainkan memastikan setiap sumur yang kami buat benar-benar menghasilkan air bersih yang cukup, jernih, dan dapat diandalkan sepanjang tahun. Warga Desa Mangulak telah menantikan ini sejak lama, dan kami akan menyerahkan hasil terbaik bagi mereka,” ujar Letkol Arh Yusuf Winarno.
Pengerjaan dilakukan secara bertahap: dua titik yang masih 0 persen saat ini sedang dalam proses survei lokasi dan persiapan peralatan agar pengeboran dapat dilakukan di titik yang paling tepat dan menghasilkan air maksimal. Setelah selesai dibangun, kelima sumur bor ini tidak hanya digunakan oleh pemilik lahan, tetapi akan dimanfaatkan secara luas oleh warga sekitar, sehingga krisis air yang kerap terjadi di Desa Mangulak dapat teratasi secara signifikan.
Kerja sama yang erat antara personel dan warga di lokasi pengeboran membuktikan bahwa program TMMD benar-benar menggerakkan kekuatan gotong royong untuk kesejahteraan bersama. Diharapkan dalam waktu dekat, sumur-sumur bor ini dapat segera selesai dan berfungsi optimal, membawa perubahan nyata bagi kehidupan sehari-hari seluruh masyarakat Kecamatan Madang Suku I.(*)
Lahat Hotline








