Author : Toni Ramadhani
PAGAR ALAM, LhL – Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Pagar Alam bersama pemerintah daerah menyepakati Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2022 sebesar Rp 656.541.005.376,- (Enam ratus lima puluh enam miliar lima ratus empat puluh satu juta lima ribu tiga ratus tujuh puluh enam rupiah).
Dengan rincian jumlah pendapatan sebesar sebesar Rp 624.929.363.028,- dan jumlah belanja Rp 656.541.005.376,,- atau Defisit sebesar 31 miliar lebih.
Dimana dalam RAPBD TA 2022 belanja operasional dianggarkan sebesar Rp 550 miliar lebih, belanja modal sebesar 75 miliar lebih dan belanja tidak terduga sebesar 29 miliar lebih.
Kesepakatan dan penandangan RAPBD TA 2022 ini dilaksanakan di ruang sidang utama gedung DPRD kota Pagar Alam dihadiri walikota serta unsur pemerintah daerah lainnya, Selasa (23/11/2021).
Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD kota Pagar Alam Olivia ST dari fraksi Golkar menyampaikan agar sepakatan bersama ini dengan beberapa catatan-catatan sterategis serta rekomendasi dari DPRD di dalam RAPBD TA 2022 harapkan akan menjadi acuan kerja pemerintah daerah serta bermanfaat bagi masyarakat misalnya penanggulangan bencana banjir yang kerap terjadi akhir-akhir ini.
“Kami minta Pemkot Pagar Alam melaksanakan skala prioritas misalnya penanggulangan banjir juga penambahan ruas jalan yang bersumber dari PAD,” ujarnya.
Sementara itu, Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni menyampaikan bahwa pihaknya terbuka terhadap semua kritik terutama dari lembaga DPRD.
“Kami terbuka terhadap semua kritik terutama dari lembaga dewan juga semua pihak,” pungkasnya.
Editor : Ron
Lahat Hotline








