Banner Juni
banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Screenshot_20260820_204927
Screenshot_20260820_204958
Home / REGIONAL / MUARA ENIM / DIGERUS AIR HUJAN, JALAN KABUPATEN TERTIMBUN TANAH

DIGERUS AIR HUJAN, JALAN KABUPATEN TERTIMBUN TANAH

Author : Hadi

MUARA ENIM, LhL – Lahan kaplingan di Desa Kepur menuju ke arah Desa Lawai, saat ini dalam keadaan darurat. Pasalnya, di dekat kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muara Enin tertimbun tanah merah akibat terbawa arus air hujan.

Terkait soal itu, masyarakat di sekitar lahan bertanya-tanya akan tertimbunnya lahan tersebut.

“Kami tak mengerti untuk apa lahan di Desa Kepur itu ditimbun tanah,” ujar Darwis (41), warga setempat menanyakan penimbunan jalan tersebut, Sabtu (26/4/2019).

Menurut Darwis, sebelumnya tanah tersebut tertimbun karena terbawa arus hujan, tanah tersebut merupakan jalan umun. Namun tanpa ada masalah, tiba-tiba jalan itu tertimbun tanah merah.

Baca Juga  Pj Bupati H Apriyadi Mahmud Terima Audiensi Pengurus Bamukoi

Darwis meminta, agar pemerintah setempat untuk mengatasi persoalan jalan tersebut. Sebab, katanya, setelah jalan umum itu tertimbun, saat ini masyarakat sudah tak dapat melewatinya lagi.

“Saya bingung, apakah jalan yang ditimbun atau tertimbun terbawa arus hujan itu akan ditingkatkan menjadi jalan kelas I atau lebih meningkat dari sebelumnya. Atau, apakah lokasi tu akan dijadikan areal perkantoran. Harusnya dijelaskan ke masyarakat lewat papan nama,” katanya.

Menanggapi keresahan warga ini, pengamat sosial kemasyarakatan dan politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fattah Palembang, Dr Tarech Rasyid mengatakan, seharusnya sebelum jalan masyarakat itu dibangun untuk program sesuatu, harus melalui program terbuka.

Baca Juga  Pencapaian Luar Biasa, Polres Muba Raih 2 Penghargaan dari Kemekeu

“Misalnya melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, dijelaskan melalui papan nama proyek yang dipasang di lokasi itu. Dengan demikian tidak terjadi kecurigaan masyarakat ” ujar Tarech Rasyid saat dimintai tanggapannya terkait penimbunan jalan masyarakat tersebut.

Karena itu, kata Tarech, pemerintah setempat dapat menjeleaskannya ke masyarakat.

“Dengan demikian tidak akan terjadi kecurigaan yang dapat menumbuhkan situasi sosial yang tak kondusif”, pungkasnya.

Editor : Ahmad

Check Also

Desa Landur Pendopo Membara, Puluhan Rumah Dilahap Jago-Merah

# 𝗛𝗮𝗻𝗴𝘂𝘀𝗸𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝘁𝗮 Senilai 𝗠𝗶𝗹𝘆𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗥𝘂𝗽𝗶𝗮𝗵.  Author : Ade JS 𝗘𝗠𝗣𝗔𝗧 𝗟𝗔𝗪𝗔𝗡𝗚, LhL – Pemerintah …

SMM Panel

APK

Jasa SEO