Banner Juni
banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Screenshot_20260820_204927
Screenshot_20260820_204958
Home / REGIONAL / EMPAT LAWANG / BERAS MEROKET HARGA KARET NYUNGSEP, PETANI MENJERIT

BERAS MEROKET HARGA KARET NYUNGSEP, PETANI MENJERIT

Author : Kayan M

# Lagi-lagi Masyarakat Kecil yang Kena Imbas

EMPAT LAWANG, LhL – Setelah adanya menaikkan harga beras yang merupakan bahan pokok makanan masyarakat di Indonesia, yang juga ikut berdampak pada kenaikan harga di pasar tradisonal tak terkecuali pasar Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang juga ikut mengalami kenaikan harga. tentu saja keadaan ini sangat memberatkan masyarakat tebing tinggi yang sebagian besar menggantungkan penghasilan sebagai petani karet, dengan harga yang semakin hari semakin terjun bebas.

Minggu-minggu kemarin sempat memberi harapan kepetani dengan harga perkilo gram mencapai Rp.6000. Namun harga itu tidak bertahan lama, bukannya bertambah malahan menurun menjadi Rp.5300 perkilogramnya.

Baca Juga  SEMPAT MATI SURI, PENGAJIAN RUTIN PEMKAB EMPAT LAWANG DIHIDUPKAN KEMBALI

Seperti yang dikeluhkan Fauzan (35) salah seorang warga Tebing Tinggi, dia tak menyangka harga jual karet kembali terjun dengan bebasnya, padahal kebutuhan bahan pokok seperti beras yang harus dikonsumsi setiap hari malah meroket dan diikuti juga kebutuhan-kebutuhan dasar yang lainnya.

“Petani hanya bisa pasrah dengan kenaikan harga beras, pemerintah seolah tidak memikirkan kami petani karet, yang setiap harinya bergantung pada hasil penjualan getah , kalau seperti ini terus dak makan kami,” keluhnya, Rabu (24/1)

Baca Juga  Real Count PSU Empat Lawang di TPS 03 Desa Sawah Muara Pinang, JM-FA'i Unggul

Dirinya juga mempertanyakan peranan pemerintah yang seolah menutup mata dengan kenyataan yang ada di masyarakat kecil, yang berpenghasilan rendah, dimana perintah yang selalu berujar dan berjanji akan memperjuangkan rakyat.

“Kami seolah tidak diperhatikan oleh merintah, katanya membuat kebijakan untuk kesejahteraan rakyat, cuma rakyat lah yang terkana imbasnya,” tegasnya.

Sementara, Sadat(40) yang berprofesi sebagai pengepul karet saat di konfirmasi wartawan mengatakan, memang kondisi harga jual karet sekarang ini belum stabil .

“Harga para(karet) sekarang ini belum ada berkembangan, seperti ini bukannya naik malahan anjlok,” Pungkasnya 

Editor : Zadi

Check Also

Akselerasi Data Kemiskinan dan Program Sosial, Kadinsos Empat Lawang Hadiri Kunker Mensos dan Kepala BPS RI di Palembang

Author : Toni Ramadhani PALEMBANG, LhL – Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Empat Lawang, Eka …

SMM Panel

APK

Jasa SEO