Home / REGIONAL / EMPAT LAWANG / SERAPUNGAN SEPI PEMINAT

SERAPUNGAN SEPI PEMINAT

Author : ADI

EMPAT LAWANG – TIdak seperti tahun-tahun sebelumnya, Pelaksanaan lomba serapungan yang digelar oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Empat Lawang, dalam rangka memeriahkan HUT ke 10 Kabupaten Empat Lawang, Minggu (16/4) diikuti sedikit peserta.

Kegiatan yang menjadi kebanggaan masyarakat Empat Lawang ini, sudah menjadi rutinitas tahunan  masyarakat di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati ini, kendati demikian banyak pihak menilai serapungan ini mengalami kemunduran, pasalnya hal ini berbanding terbalik dari harapan. Seperti pada jumlah peserta yang terlihat minim dan acara yang juga tidak dihadiri oleh Bupati Empat Lawang, karena berbenturan dengan tugas , untuk mengikuti Musrenbang tingkat Provinsi Sumsel, di Palembang yang dijadwalkan pada hari Senin.

Tak hanya Bupati yang tidak hadir di lokasi, beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Empat Lawang, juga berhalangan hadir. Diduga, koordinasi waktu pelaksanaan acara yang tidak menyesuaikan dengan kegiatan yang ada hingga membuat beberapa Kepala SKPD tidak menghadiri kegiatan yang seharusnya istimewa ini.

Adapun untuk data peserta yaitu, untuk serapungan santai hanya diikuti oleh 480 peserta, serapungan cepat diikuti oleh 28 peserta dan rakit hias diikuti oleh 151 peserta. Minimnya peserta ini, diduga kuat karena adanya uang pendaftaran dan minimnya sosialisasi dari instansi terkait.

“Ada biaya pendaftarannya sebesar Rp15 ribu per orang, katanya untuk ansuransi, padahal kegiatan lomba sudah dianggarkan oleh Pemkab Empat Lawang. Mungkin ini menjadi penyebab minimnya peserta yang mengikuti lomba yang seharusnya gratis. Saya sendiri saja kemarin mau daftar, karena ada uang pendaftaran, makanya tidak jadi,” cetus Hendri, salah seorang warga Tebing Tinggi.

Baca Juga  SEPANJANG 2017 DUA ORANG TERJANGKIT VIRUS HIV AIDS

Kabid Pemasaran Pariwisata, Dispar Kabupaten Empat Lawang, Faizal mengungkapkan, biaya pendaftaran yang dikenakan bagi para peserta sebesar Rp15 ribu itu untuk keperluan ansuransi para peserta itu sendiri. Faizal juga tidak membantah adanya pos anggaran yang disediakan pemerintah untuk ansuransi peserta pada kegiatan lomba serapungan yang digelar pihaknya tersebut. “Iya, anggarannya ada,” aku Faizal singkat.

Ketika disoal, adanya informasi besaran anggaran ansuransi untuk peserta lomba serapungan yang disediakan pemerintah sebesar Rp10 juta, namun pihak panitia masih memungut pendaftaran sebesar Rp15 ribu per peserta, dia berdalih, apabila bisa ditarik uang tersebut akan dikembalikan ke negara. “Kita kembalikan saja kalau bisa nanti,” terangnya.

Sementara sepinya peserta pada lomba serapungan kali ini, diakui oleh Kepala Dinas Parawisata Kabupaten Empat Lawang, Hj RR Endang DS.

“Memang kami akui, pesertanya sangat sepi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Endang kepada wartawan di lokasi start Desa Terusan Lama, Kecamatan Tebing Tinggi.

Endang menuturkan, biaya sebesar Rp15 ribu per peserta, hanya untuk asuransi peserta itu sendiri, bukan untuk kepentingan instansi yang dipimpinnya. “Hanya untuk asuransi, bukan yang lain. Tapi saya lupa nama perusahaan asuransinya,” cetusnya..

Baca Juga  ALHAMDULILLAH, SATU DARI 3 PELAKU PEMBACOK TANGAN NEDI DIAMANKAN POLISI

Terpisah, Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Empat Lawang, M Yusuf Sulaiman membenarkan tidak hadir Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah dalam kegiatan lomba serapungan kali ini. Karenanya selaku Staf Ahli di Setda Empat Lawang, dia ditugaskan untuk mewakili Bupati Empat Lawang, untuk membuka pelombaan.

“Pak Bupati sekarang ada di Palembang, beliau berhalangan hadir karena masih di sana, untuk menghadap Gubernur dan mengikuti kegiatan Musrenbang tingkat provinsi. Kalau pak sekda, beliau tidak datang karena anaknya sakit,” ujar M Yusuf.

Disampaikan Yusuf, sebenarnya Bupati Empat Lawang, berencana membuka sendiri perlombaan serapungan tersebut, namun karena terhalang dengan banyaknya tugas yang harus dijalankan, terpaksa kegiatan pembukaan perlombaan diwakilkan kepadanya.

“Besok juga ada acara Musrenbang tingkat provinsi, ini juga penyebab bupati berhalangan hadir,” terangnya.

Mdiakui Yusuf minimnya peserta yang mengikuti perlombaan. Menurutnya, tidak hanya peserta dari kalangan masyarakat umum, peserta dari SKPD pun ada yang tidak mengikuti lomba.

“Iya, sepi pesertanya. Perwakilan kecamatan saja ada beberapa yang tidak ikut (lomba rakit hias, red) termasuk SKPD, juga ada yang tidak ikut, padahal ada sanksinya, kalau tidak ikut kena denda lebih besar dari biaya bikin rakit hias,” tukasnya. (HS-04)

Editor : YADI

Check Also

Tertimbun Tanah Longsor, Jalur Tebing Tinggi – Pendopo Macet Total

Author : Ujang EMPAT LAWANG, LhL – Hari ini 3 Juni 2024 pukul 06.31 di …

SMM Panel

APK

Jasa SEO