Home / LAHAT METROPOLIS / Kecamatan Mulak Ulu / MUSRENBANG 6 KECAMATAN DILAKSANAKAN SERENTAK DI MULAK ULU

MUSRENBANG 6 KECAMATAN DILAKSANAKAN SERENTAK DI MULAK ULU

Author: Jack Mania

MULAK ULU, LhL – Dalam rangka acara Misyawarah Rencana Pwmbangunan (Musrenbang) dilaksanakan secara langsung dan serentak bagi 6 kecamatan. Yakni Kecamatan Mulak Ulu, Kecamatan Pagar Gunung, Kecamatan Kota Agung, Kecamatan Pulau Pinang dan Kecamatan Gumay Ulu, pada hari ini Selasa (7/2).

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Lahat H Saifudin Aswari Riva’i SE, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh H. Nasrun Aswari Selaku Seketaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lahat beserta jajarannya.

Nampak hadir juga di lokasi, Kapten Mulyadi selaku Dandramil Kota Agung beserta anggotanya, AKP .Beni SE Kapolsek Mulak Ulu bersama anggotanya dan juga seluruh Kepala Desa yang ada di 6 Kecamatan tersebut.

Baca Juga  COBA "GAGAHI" OKNUM PERAWAT, PPA HUNI JERUJI BESI

Dalam sambutan H. Nasrun Aswari, SE, MM mengatakan, bahwa selama ada pembangunan yang masuk di desa, baik itu merupakan dana desa maupun dana yang lainnya, harus di lakukan dengan baik yang wajib untuk dijaga.

“Gnakanlah seperlunya. Apapun kegiatan baik yang berkaitan dengan desa, ataupun pemerintahan harus musyawarah terlebih dahulu”, saran Nasrun.

H Nasrun menyampaikan kepada kepala desa, untuk bisa mempertanggung jawabkan masalah dalam desa. Karena, kata dia, apapun masalah dalam desa tersebut, semuanya tanggung jawab kepala desa.

“Apapun yang terjadi di daerah, seperti tanah longsong dan jembatan ambruk, dalam hal ini pemerintah kabupaten siap untuk membantu, tetapi semua itu harus melalui tahap”, cetusnya.

Baca Juga  POLSEK MULAK ULU RAKOR KARHUTLAH DENGAN KADES

Agar kiranya, lanjut H Nasrun, dunia pendidikan harus dibangun dan dialokasikan atau dikhususkan, untuk pendidikan, khususnya Pendidikan Anak Usia Dini (Paud ), karena masih banyak desa yang belum mempunyai gedung tersebut.

“Saat ini agama sudah mulai berkurang, padahal agama ini sangat penting, khususnya di acara hajatan, maulid Nabi, musibah dan lainnya. Bila perlu, para pendidik agama ini diberikan honornya, supaya pendidik tersebut dapat membagikan ilmunya, dan ilmunya dapat diterima dengan baik menjadi amal jariah, bahkan dapat dikembangkan secara terus menerus”, ungkap H Nasrun.

Editor : UJANG, SP

Check Also

Usai Kondangan, Konvoi Kendaraan Rombongan Yulius Maulana Dicegat Warga

Author : NOPI MULAK ULU, LhL – Ada suatu hal yang mengejutkan dalam perjalanan pulang …

SMM Panel

APK

Jasa SEO