Home / LAHAT FOKUS / Kota Agung / TEAM GUGUS TUGAS COVID-19 KOTA AGUNG LAKUKAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN
IMG-20200416-WA0209

TEAM GUGUS TUGAS COVID-19 KOTA AGUNG LAKUKAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN

Author : Ivi Hamzah

KOTA AGUNG, LhL – Dalam rangka memutus rantai peredaran covid-19 sampai ke akar-akarnya, Tim Gugus Tugas Penanggulangan covid-19 Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat, Propinsi Sumatera Selatan, lagi-lagi melakukan penyemprotan disinfektan. Penyemprotan disinfektan kali ini berlokasi di Desa Singapura Kecamatan Kota Agung, dengan menggunakan mobil patroli polisi yang berisikan tangki air. Tim Gugus Tugas mulai melakukan penyemprotan di sepanjang jalan menuju Desa Singapura hingga ke tempat-tempat vital lainnya.

Kapolsek Kota Agung AKP Freddy Rajagukguk SH, sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanggulangan covid-19, mengatakan bahwa kegiatan penyemprotan disinfektan hari ini Kamis (16-04-2020) di wilayah Kecamatan Kota Agung sudah untuk kesekian kalinya. Karena sebagai petugas pencegahan covid-19, ia bersama tim harus bekerja ekstra dalam memerangi virus Corona, agar virus tersebut tidak terjadi di Kabupaten Lahat.

Penyemprotan disinfektan yang diikuti beberapa personil seperti dari Polsek, Puskesmas, Staf kantor camat, dan pemerintahan Desa Singapura ini, dengan semangat melakukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah datangnya virus covid-19.

“Sepanjang jalan ini sering keluar masuknya mobil perusahaan, oleh sebab itu kita harus sterilisasi jalur ini,” ungkapnya.

Dikesempatan ini juga, Freddy berpesan kepada masyarakat agar mematuhi peraturan pemerintah seperti tidak melakukan perkumpulan dan memakai masker jika beraktifitas diluar rumah.

“Jangan lupa jaga kesehatan dan kebersihan, rajin-rajin mencuci tangan agar kita terhindar dari virus yang mematikan ini,” himbaunya.

Senada juga diungkapkan Achmad Fuad Kepala UPT Puskesmas Kota Agung, beliau juga menghimbau pada masyarakat yang baru pulang dari perantauan agar melapor ke posko covid-19 yang ada di desa masing-masing. Hal ini dikarenakan sudah menjadi kewajiban bagi setiap pendatang baru harus dilakukan karantina mandiri selama 14 hari untuk memutus rantai peredaran covid-19.

“Kami harap pada pelaku perjalanan agar melaporkan bila ada keluhan atau gejala seperti batuk kering atau gejala sejenisnya yang mengacu ke covid-19, agar cepat kita lakukan pemantauan, demi keselamatan kita bersama,”pintanya.

Ditambahkan juga oleh Arsito Ketua forum Kades sekaligus Kepala Desa Singapura. Bahwa demi menjaga kebersihan dan kesehatan bersama dalam menanggulangi penyebaran covid-19, ia telah membuat posko covid-19 sebelum masuk pedesaan untuk memantau setiap tamu atau pendatang baru. Beliau juga telah menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi peraturan yang telah ditetapkan pemerintah, dan bagi tamu atau pendatang baru agar melapor ke posko covid-19.

“Ya kita berusaha semaksimal mungkin agar kita semua harus waspada dan terhindar dari virus Corona ini,” pungkasnya.

Editor : Ron

Check Also

IMG-20200517-WA0021

ANTISIPASI PENYEBARAN COVID-19, POSKO KOTA AGUNG TERUS DIJAGA

Author : Hendriadi KOTA AGUNG, LhL – Relawan yang tergabung dalam Posko kecamatan tanggap Covid-19 …

error: Content is protected !!