Home / Hukum & Kriminal / UJANG BOY DITETAPKAN SEBAGAI EKSEKUTOR KERUSUHAN DI PT. AP
PhotoGrid_1584889071239

UJANG BOY DITETAPKAN SEBAGAI EKSEKUTOR KERUSUHAN DI PT. AP

Author : Ujang,

LAHAT, LhL – Kapolres Lahat, AKBP. Irwansyah, SIK, MH, CLA didampingi Wakapolres Lahat, Kompol. Budi Santoso S. Sos, Kasat Reskrim, AKP. Hery Jusmas, SH dan Kasubag Humas Polres Lahat, Iptu. Hidayat memimpin langsung press converence berdasarkan LP/B-86/III/2020/ sumsel/ res lahat tanggal 21 maret 2020, tentang tindak pidana penganiayaan menyebabkan matinya orang.

Dalam keteranganya, Kapolres Lahat mejelaskan bahwa pada hari sabtu tanggal 21 maret 2020, sekitar pukul 08.30 WIB, bertempat di areal perkebnan sawit PT. Artra Prigel lahat telah terjadi tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Kronologis kejadian tersangka atas nama Ujang Boy bin Harom (38), pekerjaan scurity PT. Arta Prigel, alamat base camp arta prigel bersama dengan rekannya scurity lain mengawasi karyawan semprot di areal PT. Arta prigel tang diklaim oleh masyarakat Desa Pagar Batu, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat yang didatangi sekitar 60 warga Desa Pagar Batu dan melakukan pengusiran terhadap karyawan dan scurity PT. Arta prigel dengan cara melempari karyawan dengan batu dan mengejar.

“Dalam aksi kejar-kejaran tersebutlah terjadi bentrok dan mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, dan 3 orang mengalami luka. Adapun identitas korban yang meninggal dunia adalah Putra bakti bin kholik (42), alamat Desa Pagar Batu, Kecamatan Lahat Selatan dengan mengalami luka tusuk pada dada, luka bacok pada bagian muka dan tangan. Serta Suryadi (35), alamat Desa Pagar Batu Kecamatn Lahat Selatan”, urai Kapolres.

Adapun barang bukti yang diamankan, kata Irwansyah, adalah satu buah sangkur, sehelai kaos lengan panjang berlumuran darah, 7 batang kayu yang ujungnya dibuat runcing dan satu parang yang ditemukan di TKP.

“Permasalahan tersebut timbul, karena adanya klaim lahan PT. Arta prigel seluas 180 hektar oleh masyarakat Desa Pagar Batu yang menganggap lahan tersebut belum diganti rugi, dan permasalahan tersebut sudah ditengahi oleh pemerintah Kabupaten Lahat”, kata dia.

Kapolres Lahat mempertegas kembali, bahwa atas isu yang berkembang di medsos bahwasanya korban yang meninggal dunia di tembak oleh anggota polri yang sedang bejaga di sana dan berita tersebut adalah bohong. Menurutnya, korban meninggal dunia murni karena kena senjata tajam dan ini dikuatkan dengan 3 hal.

“Yakni keterangan saksi, keterangan tersangka yang sudah mengakuinya dan hasil visum yang dikeluarkan pihak rumah sakit umum lahat, bahwa korban meninggal dunia karena benda tajam. Tidak menutup kemungkinan tersangka akan bertambah dan masih dalam pengembanngan penyidikan Satreskrim Polres Lahat,” tegas Irwansyah.

Editor : RON

Check Also

IMG-20200811-WA0057

COVID- 19 DI KABUPATEN LAHAT BERTAMBAH

Author : Ujang LAHAT, LhL – Percaya atau tidak percaya akan masih rawannya kondii pandemi …

error: Content is protected !!