Home / LAHAT FOKUS / Kota Agung / KETIGA KALINYA WARGA TEWAS DISERANG HARIMAU
IMG_20191213_113550

KETIGA KALINYA WARGA TEWAS DISERANG HARIMAU

Author : Tim

KOTA AGUNG, LhL – Amukan Harimau kembali terjadi untuk ketiga kali memakan korban jiwa, Kali ini, korbannya diketahui bernama Mustadi salah seorang petani kopi yang berkebun pedamaran Hutan seribu Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat, Kamis (/12/2019).

Irian salah seorang saksi mata sekaligus rekan korban mengatakan, sebelumnya dirinya bersama korban sedang menggiling kopi. Seusai menggiling kopi kemudian korban hendak mengecek pikat burung yang sudah dipasang sebelumnya di pinggiran kebun.

“Namun naas bagi korban, karena ada seekor harimau Sumatera yang sudah mengintai dan menerkam korban hingga tewas ditempat kejadian”, terangnya.

Irian mengaku, sebelumnya dirinya sempat melihat ada harimau di pinggiran kebun hendak menuju kearah korban. Dirinya pun berteriak sembari memberi tahu agar korban berlari dan menjauh dari tempat pikat burung tersebut.

“Namun sudah terlambat karena harimau sudah menerkam korban dan merobek leher, kaki dan dada korban sehingga korban meninggal ditempat kejadian”, terangnya.

Lanjut Irian, karena dalam keadaan panik dan tidak bisa membantu disebabkan karena peralatan untuk mengusir harimau tidak memadai. Kemudian dirinya membunyikan kentongan yang ada dipondok sembari dipukul pukul tujuannya agar harimau menjauh dari korban.

“Tadinya saya sempat untuk mendekati dan hendak menolong korban. namun, harimau mala hendak mengarah kearah saya dan pada akhirnya saya berlari lagi kearah pondok lalu membunyikan kentongan dan meminta bantuan kepada warga sekitar”, jelasnya, Jumat (13/12/19).

Sementara itu, Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap, SIK, MSI melalui Kapolsek Kota Agung, AKP Fredy Rajaguguk membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Korban diserang harimau saat berada di kebun kopi miliknya di Pendamaran Hutan Seribu Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat, sekitar pukul 05.30 WIB. Jasad korban ditemukan oleh warga dan jajaran Polsek Kota Agung sudah tidak utuh lagi. Bagian dada dan kaki tinggal tulang karena serangan harimau”, tuturnya.

Sambung Kapolsek, korban kemudian dibawa ke Puskesmas SDU untuk dilakukan visum dan diserahkan kepada pihak keluarga korban.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati dan selalu waspada, jangan dulu beraktivitas berkebun apabila kebun tersebut dalam keadaan tidak memungkinkan demi keselamatan bersama”, pungkasnya.

Editor : Ron

Check Also

IMG-20200530-WA0002

TERKAIT DEMO, MUSDES LUBUK LAYANG ILIR DILANJUTKAN SIANG INI

*Disepakati Rapat Diadakan Hari Minggu (31/05) Pukul 13.00 Wib Di Balai Desa l. KIKIM TIMUR, LhL …

error: Content is protected !!