Home / LAHAT FOKUS / Lahat Kota / JAM MAIN DIBATASI, PENGUSAHA ORGEN TUNGGAL DATANGI KOMISI I DPRD
IMG-20191104-WA0057

JAM MAIN DIBATASI, PENGUSAHA ORGEN TUNGGAL DATANGI KOMISI I DPRD

Author : Ganda Coy

LAHAT, LhL – Dampak dari keluarnya himbauan Bupati Lahat CiK Ujang, SH. beberapa waktu yang lalu tentang aturan waktu pembatasan jam operasi Orgen Tunggal pada malam hari, membuat pengusaha maupun Owner Orgen Tunggal yang ada di Lahat menjadi resah.

Penguusaha yang tergabung dalam Komunitas Orgen Tunggal Lahat, Senin (4/11/19) mendatangi Gedung DPRD Lahat, guna mengadukan nasib mereka pada wakil rakyat di Komisi I.

Salah satu poin dalam rancangan Perda yang di kirim ke DPRD Lahat, ialah pembatasan jam operasi orgen tunggal mulai dari Pukul 06 Wib sampai dengan Pukul 18:00 wib yang artinya tidak ada lagi yang di izinkan Orgen Tunggal main malam hari.

Ketua Komunitas Orgen Tunggal (KKOT) Lahat, Algun menyampaikan kepada Komisi I agar sekiranya pemerintah daerah dapat memperhatikan nasib para pengusaha orgen tunggal. Menurutnya ada sekitar 127 orgen tunggal yang ada di Lahat ini.

“Kami selaku Owner orgen selama ini telah membuka lowong kerja bagi warga Lahat, dalam satu manajemen orgen itu ada 10 sampai 15 orang orang kru di dalamnya, bayangkan jika mereka bergantung pada pendapatan hasil dari orgen itu sendiri,” kata Algun.

Dirinya juga menyampaikan bahwa selama ini pihaknya tidak perna menjual Miras, Narkoba, maupun membawa biduan tempel ke tempat mereka manggung.

“Jadi salah jika Pemerintah daerah dan sebagian masyarakat menilai kami orgen ini adalah biang kericuhan. Tolong jangan kami di jadikan kambing hitam,” pintanya.

Selain itu, diri bersama rekan-rekan pengelolah Orgen Tunggal meminta supaya di berdayakan oleh Dinas Pariwisata saat ada acara hari-hari besar maupun event-event yang ada di Lahat ini.

“Kami minta kepada Dinas Pariwisata jika ada event ataupun acara tolong kami ini di libatkan, jangan ketika ada acara-acara malah menyewa sound system dari luar daerah yang harga hingga puluhan bahkan ratusan juta,” ujar Algun.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lahat. Nizaruddin menanggapi Hal tersebut dengan mengatakan bahwa, masalah ini adalah menyangkut orang banyak. maka dari itu pihaknya nanti akan mengkaji lebih dalam persolaan ini.

“Rancangan perdanya sudah ada nanti akan kitabkaji lebih jauh, mungkin nanti akan seperti di tiadakan musik aliran Remix dan jamnya di batasi sampai jam 11 malam saja, bahwa saat ini baru ada Perbub yang lama, jadi untuk aturan saat ini masih berpedoman pada aturan yang lama,” terang Nizar.

Editor  Ahmad

Lihat Lainnya

PhotoGrid_1573460348048

TERKAIT DD LUBUK LAYANG ULU, INI KATA KEJARI LAHAT

# AK SUDAH DIPANGGIL DPMDes LAHAT Author : RON LAHAT, LhL – Setelah masuknya laporan …

error: Content is protected !!