Home / PAGAR ALAM / DUGAAN KONSPIRASI ANGGARAN PROYEK BEBERAPA ANGGOTA DPRD DIPANGGIL KAJARI
IMG-20191017-WA0076

DUGAAN KONSPIRASI ANGGARAN PROYEK BEBERAPA ANGGOTA DPRD DIPANGGIL KAJARI

Author : Repi Black
PAGARALAM, LhL – Dugaan Konspirasi Anggaran proyek pagar makam yang dianggarkan Oleh 25 anggota DPRD Pagaralam priode 2014 – 2019 yang berpotensi merugikan keuangan Negara setidaknya lebih dari lima anggota DPRD Kota Pagaralam priode sekarang dipanggil oleh Kejaksaan Negeri Pagaralam.
Hal ini dibenarkan Oleh Kajari Pagaralam Zuhri SH.MH didampingi Kasi Intel, Lutfi Fresly SH.MH, kepada media ini, Kamis (17/10) “Ya lebih dari lima anggota DPRD yang sekarang kita panggil terkait penganggaran proyek pagar makam yang tersebar di lima kecamatan Pagaralam, “jelasnya.
Masih katanya dari 42 titik yang menelan dana kisaran 6 miliyar 18 titik diantaranya berpotensi merugikan keuangan negara. Proyek
Pagar makam 18 dari 42 paket  yang dianggarkan melalui Dinas Sosial yang kala itu dihimpun Oleh Sukman disinyalir bermasalah  sehingga menimbulkan kerugian keuangan negara.
“Kajari, PPK dan PPTK  proyek Pagar makam pun telah diperiksa guna pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) penyidikan. kasus ini tidak lagi penyelidikan tetapi masuk penyidikan ,makanya kita panggil rekan dewan itu sebagai saksi. Kita kan perlu kesaksian (keterangan mereka) terkait penganggaran proyek tersebut. Saat ini pihaknya masih menunggu hasil audit BPKP Palembang untuk menentukan besaran kerugian Negara yang ditimbulkan akibat proyek yang diduga menyalahi rencana anggaran biaya (RAB), ” jelasnya.
Sementara Ketua DPRD Kota Pagaralam Jenni Sandiyah SE.MH  ketika dikonfirmasi tidak membantah pemanggilan beberapa anggota dewan dimaksud.
“Ya mereka (rekan dewan) dipanggil oleh pihak Kejasaan dalam konteks sebagai saksi atau dimintakan keterangan, “tutup nya. 
Editor : Ahamad

Lihat Lainnya

IMG_20191101_081308

PENCARIAN FIKRI DAN JUMADI DIHENTIKAN

Author : Repi Black PAGARALAM, LhL – Mendaki gunung merupakan salah satu aktivitas berpetualang di …

error: Content is protected !!