Home / MUARA ENIM / HEBOH ADA LINTAH DI BAK WARGA BERASAL DARI SALURAN PDAM TIRTA ENIM
IMG-20190908-WA0122

HEBOH ADA LINTAH DI BAK WARGA BERASAL DARI SALURAN PDAM TIRTA ENIM

Author : Hadi

MUARAENIM, LhL – Beberapa warga kelurahan pasar 1 Kecamatan Muara Enim dihebohkan dengan diduga penemuan lintah dibak mandi warga yang berasal dari saluran pipa PDAM.

Salah satu masyarakat pelitasi BH mengatakan, dirinya terkejut bahwa ada lintah dibak warga, lintah tersebut diduga berasal dari saluran PDAM Tirta Enim.

“Kemaren sudah ada kabarnya, hanya saja kita belum merespon kabar tersebut, hari ini kabar adanya lintah terdengar kembali dirumahnya warga. Ketika dicek ternyata memang ada lintah dibak warga dan lintah tersebut berasal dari saluran pipa PDAM,” tuturnya.

Ketua RT 1 kelurahan Pelitasari Marsuni ketika dikonfirmasi mengatakan, memang benar ada lintah dibak warga yang berasal dari saluran PDAM termasuk dirumahnya sendiri.

“Bukan hanya rumah warga, tapi rumah saya sendiripun ada lintahnya dibak mandi,” katanya.

Ditambahkannya lagi, ketika hal tersebut dikonfirmasikan dengan pihak PDAM, perwakilan pihak PDAM mendatangi rumah dirinya dan mengatakan bahwa lintah tersebut tidak mungkin berasalan dari penampung saluran Pipa PDAM tapi sewaktu perbaikan pipa induk 8 pecah yang terdapat di kuburan cina bahwa terdapat lintah.

“Mereka mengatakan bahwa sewaktu perbaikan pipa induk 8 ada lintah,”.

Ditambahkan juga oleh Maryadi, sewaktu pihak PDAM kelokasi rumah warga dan melihat kejadian tersebut langsung membawa simpel lintah tersebut dan akan segera mungkin melaporkan hal tersebut ke direktur PDAM Lematang.

“Pihak PDAM mengatakan ada lintah waktu perbaikan pipa induk 8 disaksikan oleh masyarakat dan ketua RT. Jika sudah tau ada lintah lambat ditindak lanjuti, karena hal ini sangat merugikan dan meresahkan masyarakat,” imbuhnya. Minggu, (8/9/2019).

Editor : Ahmad

Lihat Lainnya

IMG-20190913-WA0039

MUSIM KEMARAU, PETANI KELUHKAN MINIMNYA AIR

Author : Hadi MUARAENIM, LhL – Saat musim kemarau seperti ini, banyak masyarakat yang mengeluhkan …

error: Content is protected !!