Home / Hukum & Kriminal / DIDUGA MELAWAN SAAT DITANGKAP, PEDAGANG SABU INI DIPELOR
PhotoGrid_1567149791763

DIDUGA MELAWAN SAAT DITANGKAP, PEDAGANG SABU INI DIPELOR

Author : Hadi

MUARAENIM, LhL – Meski sudah dirawat selama dua hari di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, tidak membuat RSM (34) warga Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Pali ini selamat dari ajalnya. Pasalnya, RSM yang diduga kerap menjual Narkoba jenis Sabu di wilayah hukum Polres Muara Enim ini mengalami luka tembak setelah terpaksa dilakukan tindakan tegas lantaran sempat melakukan perlawanan saat hendak diringkus dan membahayakan polisi.

PhotoGrid_1567149957396

Informasi dari pihak Polres Muara Enim menyebutkan, kejadian berawal dari adanya informasi yang diterima aparat jika sering terjadi transaksi narkoba di wilayah Kecamatan Lembak dan Gelumbang. Atas informasi tersebut, aparat membentuk Tim gabungan yang terdiri dari Sat Res Narkoba Polres Muara Enim, Polsek Gelumbang dan Polsek Lembak untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut.

“Setelah dilakukan upaya undercover buy (Penyamaran pembeli) dan pembuntutan terhadap terduga pelaku, benar saja pelaku saat itu ingin bertransaksi narkoba di Desa Payabakal, Kecamatan Gelumbang, namun transaksi dibatalkan dan berubah ke arah perbatasan Desa Alay, Kecamatan Lembak dan Desa Modong, Kecamatan Sungai Rotan,” ujar Kasubbag Humas Polres Muara Enim, IPDA Muhammad Yarmi, Jum’at (30/08/19).

Menurut Yarmi, pelaku sendiri saat hendak diamankan melakukan perlawanan dan melarikan diri. Kemudian dilakukan pengejaran oleh petugas seraya memberikan tembakan peringatan ke atas, namun tidak diindahkan terduga.

“Pada saat pengejaran, salah satu anggota sempat memegang pelaku, namun pelaku mendorong dengan keras anggota, sehingga anggota terjatuh yang berakibat anggota mengalami patah tangan sebelah kanan,” kata Yarmi.

Selanjutnya, sambung Yarmi, petugas lainnya terus melakukan pengejaran terhadap pelaku, sempat terjadi perkelahian dan perlawanan antar pelaku dan anggota. Pelaku sempat mengeluarkan senjata tajam yang diayunkan dan diarahkan kepada anggota.

“Sehingga kita terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melepaskan tembakan ke arah pelaku untuk menghentikan dan melumpuhkan pelaku. Kemudian pelaku dibawa ke Puskesmas Lembak dan dirujuk ke RS Bhayangkara beserta 2 anggota yang mengalami luka akibat perlawanan tersangka,” paparnya.

Setelah tersangka dirawat dua hari di RS Bhayangkara Palembang, lanjut Yarmi, tersangka mengalami kritis. Lalu pada Kamis tanggal 29 Agustus 2019 tersangka dinyatakan telah meninggal dunia.

“Adapun barang bukti yang berhasil disita, yakni, satu paket Narkotika jenis sabu-sabu berat bruto 25,68 Gram, enam puluh satu butir Narkotika jenis extacy merk Gold, dan satu bilah senjata tajam,” pungkasnya.

Editor : Ahmad

Lihat Lainnya

IMG_20190912_094441

PTBA MILIKI 2,05 HEKTARE TEMPAT PEMBIBITAN TANAMAN

Author: Armansyah TANJUNG ENIM, LhL – PT Bukit Asam Tbk Tanjung Enim miliki lahan 2,05 …

error: Content is protected !!