Home / Hukum & Kriminal / TERGELETAK DI REL, MR X DITEMUKAN TAK BERNYAWA
PhotoGrid_1558407412656

TERGELETAK DI REL, MR X DITEMUKAN TAK BERNYAWA

Author : Ron

LAHAT, LhL – Sekira pukul 02.15 pada Selasa (21/5/19), warga sekitar emplasemen Stasiun Suka Cinta, Desa Payo, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, atau tepatnya di jalur I kilo meter 424+3/4, mendadak geger. Pasalnya, telah ditemukan sesosok tubuh seorang pria yang belum diketahui identitasnya (Mr. X) tergeletak di rel Kereta Api (KA) dalam keadaan meninggal dan mengenaskan. Selain terdapat luka-luka di bagian tubuhnya, tangan sebelah kanan korban juga dalam keadaan terputus.

Informasi menyebutkan, jazad Mr. X  ini pertamakali ditemukan oleh masinis KA yang sedang melintas. Namun tidak diketahui, apakah tubuh korban ini menemper badan KA tau tidak, yang jelas masinis ini melihat korban Mr. X telah tergelatak di rel seputar emplasesmen Stasiun Suka Cinta.

Peristiwa penemuan mayat ini, oleh Citra (28) selaku Kepala Stasiun Suka Cinta didampingi Scutiry Stasiun, Pujiono (46) dan Harun Rasyid (58) selaku Kepala Desa Payo dilaporkannya ke pihak Unit Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Merapi.

Mendapat laporan tersebut, Anggota Unit SPK bersama Unit Intelkam Polsek Merapi langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengecek lokasi kejadian, meminta ketyerangan saksi saksi, membawa korban ke RSUD Lahat untuk diperiksa dan ditindaklanjuti. Kemudian, melakukan koordinasi dengan PT. KA dan Kepala Desa Payo. Untuk laporan, pihak Polsek Merapi juga melakukan dokumentasi dan melaporkan kepada pimpinannya.

Kapolres Lahat, AKBP. Ferry Harahap, SIK melalui Kapolsek Merapi didampingi Paur Humas, Iptu. Sabar. T ayng diutarakan oleh satff Humas, Aiptu. Lispono membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat di seputar emplasesmen Stasiun Suka Cinta, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat tersebut.

“Saat ini belum diketahui identitas korban seorang laki-laki yang ditemukan tersebut. Tapi berdasarkan keterangan yang didapat dari Citra, Mr. X tersebut ditemukan oleh masinis KA yang sedang melintas dalam lkeadaan tergeltak di di pinggir rel KA.”, kata Lispono dalam laporannya.

Selain itu, lanjut Lispono, kondisi tubuh korban mengalami luka-luka. Dan pada tangan sebelah kanan dalam keadaan putus. Saat tiba di TKP, petugas memang menduga korban sudah meninggal dunia.

“Menurut Kades Payo, korban bukan merupakan warganya. Dan sampai kini memang belum diketahui identitas korban”, imbuh dia.

Sekira pukul 04.40 WIB, korban dibawa ke RSUD Lahat oleh Anggota Polsek Merapi Barat dibantu Pihak Polsuska Lahat dan warga Desa Payo Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan dengan menggunakan Mobil Patroli Polsek Merapi Barat.

“Saat ini korban masih berada di RSUD Lahat. Berdasarkan hasil pengumpulan bahan keterangan dari para saksi dan warga setempat, korban meninggal diduga akibat terserempet oleh kereta api”, tambah Lispono.

Dimungkinkannya, korban dengan identitas belum diketahui tersebut mempunyai keluarga. Apabila ada pihak keluarga korban mengetahui, benar adanya korban diserempet kereta api, maka pihak keluarga tidak menutup kemungkinan akan melaporkan kejadian tersebut.

“Pihak kepolisian tetap melakukan koordinasi dengan Kades Payo dan pihak PT. KA untuk monitoring jika ada dampak dan gejolak, yang kemungkinan ditimbulkan pihak keluarga atas kejadian tersebut”, tutupnya.

Editor : Ahmad

Lihat Lainnya

IMG-20191016-WA0008

POLRES LAHAT GELAR PASUKAN JELANG PELANTIKAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN

Author : Ganda Coy LAHAT, LhL –  Persiapan pengamanan untuk pelantikan Presiden & Wakil Presiden …

error: Content is protected !!