Home / MUARA ENIM / 5 PENGEDAR NARKOBA DIAMANKAN BNN DI KANDANG AYAM
IMG-20181105-WA0064

5 PENGEDAR NARKOBA DIAMANKAN BNN DI KANDANG AYAM

# 2 Pelaku Wanita dan 3 Pria 

Author : Imam. S

MUARA ENIM, LhL – Di bawah kepemimpinan AKBP. H. Abdul Rahman, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Muara Enim terus giat melakukan pemberantasan dan pencegahan pelaku narkotika di wilayah hukumnya. 

Kali ini, BNN Kabupaten Muara Enim berhasil mengungkap dan mengamankan 5 tersangka pengedar shabu-shabu dan Ganja dipondok kebun, Dusun II Desa Alai Selatan Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, sekitar pukul 19.00 WIB, Minggu (04/11/2018).

Kepala Badan Nasional Kabupaten (BNNK) Muara Enim, AKBP. H. Abdul Rahman, ST mengatakan, terungkapnya kasus ini berdasarkan informasi yang masuk dan hasil kerjasama BNN Kabupaten Muara Enim dengan berkoordinasi BNK Prabumulih.

”Karena wilayah hukum kita berbatasan dengan Kota Prabumulih, maka kita terus melakukan koordinasi dengan BNNK Prabumulih. Alhamdullillah, tadi malam kita berhasil mengamankan 5 orang tersangka diduga pengedar narkoba”, ucap Abdul Rahman pada jumpa persnya di Kantor BNN Kabupaten Muara Enim, Senin (05/11/2018).

Dikatakan, pelakunya adalah Johan Alexander Bin Sanadi (21) warga Desa Alai Selatan Dusun III Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim, Reno Bin Naini (32) warga Dusun II Desa Supa Timur Kecamatan Babat Supat Kabupaten Muba, Susandi Bin Samsul Hadi (28) warga Dusun I Desa Alai Selatan Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim, Sasmita Dewi Binti Jani (29), warga Dusun IV Desa Alai Selatan Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim.

“Dan Siska Aulia Binti Iskandar (21) warga Dusun II Desa Sungai Medang Kecamatan Cambai Kota Prabumulih”, urainya.

Dari pengungkapan ini, lanjutnya, sebagaimana hasil pengembangan team bersama anggota BNN yang lain didapati barang bukti berupa beberapa balut ganja, shabu shabu, senpi rakitan, parang (Pedang), alat timbang, amunisi, uang Rp.1.000.000, dan handphone.

”Adapun modus para tersangka, dengan membeli ganja paket besar. Kemudian dilakukan pembagian paket-paket kecil yang akan dijual kepada masyarakat. Kami juga mendapatkan informasi dari para tersangka, bahwa narkoba ini dibeli dari Kabupaten PALI, yakni di Desa Air Itam Penukal”, terang Abdul Rahman.

Ternyata, lanjut dia, tersangka Johan Alexander bekerjasama dengan DPO inisial DK. Kemudian Johan Alexander dibantu oleh pacarnya Siska Aulia yang bertugas memotong-motong daun ganja, membantu mengemas paket-paket kecil dengan harga Rp.10.000 perpaket. Lalu untuk Sasmita pacarnya DPO inisial DK, dibantu oleh saudara Susandi dan Reno.

“Kami amankan para tersangka di kandang ayam. Di sana mereka sedang memecah ganja yang besar untuk dijadikan paket-paket kecil. Lalu rencananya akam diedarkan di sekitar Kabupaten Muara Enim,” tukasnya.

Dalam pers rilis tersebut, Abdul Rahman juga menghimbau kepada masyarakat dan para generasi muda untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba.

“Ciptakan prestasi, tingkatkan kinerja. Sehingga Kabupaten Muara Enim ke depan bisa lebih baik dan bersih dari narkoba. Untuk kelima tersangka ini, terancam pasal 111 ayat 2 pasal 112 dan 114 dengan ancaman diatas 1 tahun penjara”, tandasnya. 

Editor : Ahmad

Lihat Lainnya

Screenshot_2018-11-16-17-43-01_com.whatsapp_1542365001213

POLSEK TANJUNG AGUNG DIBANJIRI DENGAN PUJIAN

Author : Imam MUARA ENIM, – Polsek Tanjungagung Kabupaten Muaraenim banjir pujian setelah pihaknya menggelar …

[Slideshow "iklan-mati-5" not found]
[Slideshow "slider-9" not found]
error: Content is protected !!