Home / BERITA REGIONAL / MASUK LEWAT ATAP, LUKAI TUAN RUMAH LALU DITANGKAP
20181026_180427

MASUK LEWAT ATAP, LUKAI TUAN RUMAH LALU DITANGKAP

Author : Rudi

MUARA ENIM, LhL – Apa yang dilakukan Jumaidi alias Kewang Bin Sairin (27) hanyalah sia-sia belaka. Pasalnya, warga Desa Alai, Kecamatan Lebak, Kabupaten Muara Enim ini telah ditangkap oleh Kepolisian Resor Muara Enim melalui Polsek Lembak, lantaran dirinya telah menyatroni rumah milik Devi Susanti Binti Nasir (23) yang merupakan warga satu kampung dengannya pada tanggal 8 Oktober 2018 lalu.

Informasi menyebutkan, Kewang tak hanya sekedar telah menyatroni rumah Devi, tapi ia juga telah melukai Devi yang saat itu mengetahui perbuatan Kewang. Akibatnya, Devi mengalami luka sebanyak 12 liang di beberapa bagian tubuhnya.

Kronologi terhimpun, pada hari Senin tanggal 08 Oktober 2018, sekira pukul 04.00 WIB telah terjadi tindak pidana Pencurian dengan Kekerasa (Curas) dengan menggunakan senjata tajam.

Kapolsek Lebak, AKP. Alpian, SH melalui Subag Humas Polres Muara Enim, Ipda. M. Yarmi membenarkan bahwa pihaknya telah menangkap tersangka Kewang berdasarkan Laporan Polisi dengan nomor : LP/18/X/2018/SUMSEL/MA.ENIM/SEK.LEMBAK Tanggal 08 oktober 2018.

“Hari ini, Jumat tanggal 26 Oktober 2018 telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka dan menindaklanjuti laporan kejadian pada hari Senin tanggal 8 Oktober  2018 bertempat di Desa Alai Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim, yang sebelumnya motifnya diduga percobaan perkosaan”, urainya.

Namun, sambung Yarmi, setelah tersangka ditangkap dan diperiksa, ternyata motifnya adalah tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan sebagaimana dimaksud dalam bunyi pasal 365  KUHP.

“Hasil pemeriksaan, ternyata peristiwa ini, sempat disaksikan oleh Andi irawan (32) bin Sudirman, warga Desa Alal Kecamatan, Lebak Kabupaten Muara Enim, yang tak lain adalah suami korban dan Rudi (40) bin H Alim warga Desa Alai Kecamatan, Lembak. Kabupaten Muara Enim”, ujarnya.

Dari pengakuan tersangka Kewang, ia masuk ke rumah korban mau mengambil barang dan uang di dalam rumah korban. Awalnya, diceritakan tersangka Kewang, ia mau masuk lewat pintu belakang rumah dengan cara dicongkel dengan menggunakan obeng, tapi gagal.

Kemudian tersangka pulang lagi ke rumahnya yang tidak jauh dari rumah korban selanjutnya Kewang mengambil pisau dan mendatang lagi rumah korban. Alhasil, tersangka bisa masuk ke dalam rumah korban melalui atap genteng.

Setelah masuk ke dalam rumah korban, Kewang langsung masuk ke kamar tidur korban. Pada saat akan meletakkan obeng ke lantai, korban terbangun sambil berteriak minta tolong.

Teriakan Devi ternyata tak menyurutkan niat Kewang. Dalam kepanikannya, Kewang langsung mendekati dan menindih tubuh korban yang masih terbaring. Tak urung korbanpun spontan menendang tersangka.

Karena korban melawan, tersangka yang sebelumnya sudah mempersiapkan pisau miliknya, secara membabi buta mengayun-ayunkan pisau ke arah tubuh korban sambil mengancam akan membunuh korban.

Ayunan senjata tajam Kewang mengakibatkan korban mengalami luka pada  ibu jari kiri dan kanan, bibir bagian atas dan bawah, leher, lengan sebelah kiri, dan badan bagian belakang. Lalu korban menjerit dengan keras, hingga membuat tersangka pergi. Selanjutnya, korban berlari ke luar dan meminta bantuan pada tetangga. 

Mendengar korban memita bantuan, masyarakat bersama anggota kepolisan segera datang dan membawa korban ke Rumah Sakit Umum Kota Prabumuli. Setelah korban mendapatkan perawatan di rumah sakit, korban diperbolehkan pulang dan hanya rawat jalan.

Mendapat informasi keberadaan Kewang dari keluarga korban, pada hari Kamis  tanggal 25 Oktober 2018 sekira pukul. 07.00 WIB, Kapolsek Lembak AKP. Alpian, SE meminta agar Kewang menyerahkan secara baik-baik, karena sebelumnya telah melakukan pendekatan dengan keluarga tersangka. 

Selanjutnya pada Jumat (26/10/18) sekira pukul 09.00, atas informasi tersebut Kapolsek memerintahkan anggota Ps. Kanit Reskrim  bersama anggota dan keluarga, menjemput tersangka di pelariannya di daerah Sekayu. Tersangka, pun diamankan di Polsek Lembak dan dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Adapun Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan pihak kepolisian, berupa satu buah gagang pisau milik tersangka, selembar buah baju daleman warna putih bermotif bunga yang berlumuran darah, sebuah baju dengan motif garis hitam putih yang berlumuran darah.

“Tindakan Polsek mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), mencatat saksi-saksi, membawa korban ke RS.Umum Prabumulih. Kemudian membuat LP-B, mengamankan BB, membuat VER. Melalukan lidik keberadaan tersangka dan mengadakan penangkapan”, tutup Yarmi.

Editor : Zadi

Lihat Lainnya

IMG-20181117-WA0015

CALON ANGGOTA DPD RI GELAR MANCING BERSAMA

Author : Imam MUARAENIM, LhL – Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah DPR RI H Taufik …

[Slideshow "iklan-mati-5" not found]
[Slideshow "slider-9" not found]
error: Content is protected !!