Home / Kec. Merapi Timur / DIDUGA, TAPAL BATAS MUARA ENIM-LAHAT DIRUSAK
IMG-20181016-WA0070

DIDUGA, TAPAL BATAS MUARA ENIM-LAHAT DIRUSAK

Author : Dedi. S

MERAPI TIMUR, LhL – Oknum Kadus Desa Tanjung Jambu, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, diduga melakukan pengrusakan patok tapal batas wilayah milik Desa Kepur Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim. Pasalnya, patok tersebut sudah tampak roboh dan tidak pada tempat yang sebelumnya, karena dicabut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Menyikapi hal, ini Kepala Desa Kepur, Herwanudin, Selasa (15/10/18) angkat bicara. Menututnya, tapal batas tersebut telah terpasang sekitar tahun 2009. Saat ini patok tapal batas tersebut diduga telah dicabut oleh Kadus 4, yakni Takin cs warga Desa Tanjung Jambu, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat.

“Saat ini masyarakat beserta jajaran pemerintahan Desa Kepur, tidak menerima tapal batas tersebut dicabut, karena tapal batas tersebut sudah ketentuan dari pemerintah provinsi. Harapan kami, tapal batas tersebut dipasang kembali, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, antara masyarakat Desa Tanjung Jambu dengan masyarakat Desa Kepur,” ujarnya.

Dikatakan Herwanudin, dirinya beserta masyarakat akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Sebab Desa Kepur tidak berbatasan dengan Desa Tanjung Jambu, melainkan dengan Desa Nanjungan dan Gedung Agung.

“Sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan, kami harap Pemerintah Kabupaten Lahat dan Pemerintah Kabupaten Muara Enim segera menyelesaikan hal tersebut. Mengingat batas wilayah itu, berdasarkan peta dari nenek moyang kami dahulu,” pungkasnya.

Ketua BPD Kepur, Hasmi mengatakan patok pertama yang terletak di simpang empat Jalan Servo. Tapal batas Kabupaten Lahat dengan Kabupaten Muara Enim yang dipasang oleh pemerintah provinsi dipindahkan. Ia menduga, hal itu dilakukan oleh Takin CS dan warga Desa Tanjung Jambu pada hari Jum’at tanggal,12 Oktober 2018.

“Patok ke dua yang terletak di dekat Jembatan Sungai Gule, ditemukan tergeletak di Jalan Servo. Harapan kami, agar pihak terkait dapat turun dan menyelesaikan masalah ini,” pintanya.

Sementara itu, tokoh pemuda Desa Kepur Agus Setiawan sangat menyayangkan apa yang dilakukan oleh oknum Desa Tanjung Jambu terkait perusakan tapal batal milik Desa Kepur.

“Kenapa, setelah banyaknya perusahaan mereka mulai mau mengklaim masalah tapal batas. Kami harap pemerintah tanggap akan hal ini, supaya tidak terjadi hal tidak kita inginkam di kemudian hari,” tegas Agus

Editor : Zadi

Lihat Lainnya

Screenshot_2018-11-03-11-28-06_com.whatsapp_1541219361611

PT BSP DAN PUSKESMAS MERAPI TIMUR CEGAH PENYAKIT RUBELAH

Author : Karel MERAPI TIMUR, LhL – Penyakit rubela dan kaki gajah, berkembang pesat di …

[Slideshow "iklan-mati-5" not found]
[Slideshow "slider-9" not found]
error: Content is protected !!