Home / Kec. Lahat / WARGA MUARA LAWAI DATANGI PEMKAB LAHAT
20180604_111126

WARGA MUARA LAWAI DATANGI PEMKAB LAHAT

Author : Hendry
LAHAT, LhL – Puluhan warga Desa Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur yang didampingi kuasa hukumnya dan Aliansi dari Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat, Senin (04/06/18).
Massa yang berjumlah sekitar 50 orang ini, membawa spanduk bertulisan “Kembalikan tapal batas Desa Muara Lawai”.
Ustadz M. Ganda Budi Setiawan Spd,i, SH, Advokasi mengatakan, kehadiran masyarakat Desa Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur kesini untuk bertemu dengan Bupati Lahat untuk menyelesaikan tapal batas desa.
“Kami berharap kehadiran kami kesini agar didengar oleh Bupati Lahat, alhamdulilah syukur permintaan kami didengar dan Bupati Lahat mau bertemu asal setelah selesai rapat dan sementara ini diwakilkan dulu dengan asisten 1 selagi menunggu selesai rapat beliau,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten 1 Ramsi, Sip, MM dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terimakasih kepada masyarakat yang sudah hadir disini, sebelumnya tuntutan masalah tapal batas ini sudah masuk dan sudah diterima.
“Saat ini kita akan lakukan musyawarah sembari menunggu Bapak Bupati Lahat menuju kesini,” ungkap Ramsi.

Kades Muara Lawai Johan Ropani mengatakan, tujuan dirinya bersama masyarakat kesini untuk meminta kepastian dari Pemerintah Kabupaten Lahat masalah tapal batas ex Desa Muara Lawai agar cepat segera dituntaskan, karena kalau tidak segera dilaksanakan ditakuti akan timbul konflik antara kedua belah pihak.
“Kehadiran kami disini agar masalah ini cepat dituntaskan, karena sudah masuk laporan dari masyarakat akan ada bentrokan apabila hal ini tidak segera ditangani. Dan kami tidak mau terjadi itu, karena apabila tidak segera ditangani tapal batas ini akan menimbulkanik dan terjadi keributan antar kedua belah pihak,” ungkapnya.

Masih kata dia, diharapkan kepada Pemerintah Kabupaten agar masalah ini segera dituntaskan segera dan jangan berlarut larut. Karena warga sudah berkecamuk jangan sampai terjadi bentrok oleh masalah tapal batas ini.
“Diharapkan kepada Bapak Bupati, Ketua DPRD Lahat dan pihak yang bersangkutan lainnya agar menyelesaikan permasalahan tapal batas antara Desa Muara Lawai dan Desa Banjarsari sehinggga tidak terjadi bentrok,” ungkapnya.
Disisi lain, Bupati Lahat Marwan Mansyur, SH, MM menyampaikan ucapan terimakasih kepada sanak keluarga yang sudah datang keruang rapat ini dangan tertib, dalam kesempatan ini dirinya di dampingi oleh ketua DPRD Lahat Dedi Candra, anggota DPRD Dapil 2 Merapi Hudzon Arfan dan pihak lainnya. 
“Untuk menyelesaikan permasalahan tapal batas ini terntunya secara bertahap tidak langsung seperti membalikkan telapak tangan dan ini ada prosesnya. Kepada masyarakat Desa Muara Lawai kami minta agar bersabar karena kami juga akan membentuk tim untuk menyelesaikan masalah ini,” terangnya.
Masih kata Bupati, pihak Pemerintah sudah berusaha semkasimal mungkin agar permasalahan ini segera cepat diselesaikan dan terus berupaya sehingga dapat berjalan dengan lancar.
“Untuk itu kami minta waktu 2 minggu sesudah lebaran, karena kami harus mengumpulkan data dan dokumen. Kepada masyarakat kami ucapkan juga terimakasih sudah hadir disini semoga aspirasi ini memang untuk memperjuangkan masyarakat, insyaallah hal ini benar benar akan diperjuangkan. Begitu rapat internal selesai kita akan segera cek kelokasi dalam waktu yg sudah kita sepakati yaitu 2 minggu sesudah lebaran,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Lahat Dedi Candra mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan dan pengakuan masalah tapal batas ini. Dan menurut informasi sudah diterima dan sudah di tindaklanjuti untuk menyelesaikan permasalahan ini.
“Maka dari itu kami butuh waktu untuk penyelesaiannya. Jadi masyarakat harus bersabar karena kami juga akan membentuk tim untuk mengecek kelapangan. Jadi sebagai pengantar kami minta waktu dan kami akan turunkan tim untuk terjun kelapangan,” terangnya.
Disisi lain, Hudson Arpani ketua DPRD Dapil 2 Merapi Timur mengatakan, untuk menuntaskan masalah ini pihaknya minta waktu paling tidak 2 minggu setelah lebaran.
“Jadi kita tunggu 2 minggu setelah lebaran dan itu juga sudah dijelaskan oleh Bapak Bupati Lahat. Kepada yang hadir mewakili rapat disini, nanti tolong disampaikan kepada masyarakat lainnya untuk tetap damai dan jangan melakukan tindakan yang anarkis dan kita tunggu ketentuan yang sudah kita sepakati insyaallah akan ada jalan terbaiknya,” tutupnya.
Usai digelarnya rapat ini masyarakat langsung bertepuk tangan dengan gembira mendengar hasil rapat yang sangat memuaskan bagi mereka kemudian mereka meminta photo bersama.
Editor : Zadi

Lihat Lainnya

IMG_20180924_105254

KETUA PENGADILAN NEGERI LAHAT ALIH TUGAS

Author : Ganda Coy LAHAT, LhL – Hari ini Senin 24/09/18, Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten …

[Slideshow "iklan-mati-5" not found]
[Slideshow "slider-9" not found]
error: Content is protected !!