Home / Kec. Lahat / INI “SUARA HATI” HIMAPELA DI HARI JADI PANCASILA
IMG-20180601-WA0028

INI “SUARA HATI” HIMAPELA DI HARI JADI PANCASILA

Oleh : Himapela

** Langit dan bumi hari ini seakan-akan menerjemahkan tentang psikologis dan kondisi bangsa 73 tahun lalu, tepatnya 1 Juni 1945. Sebagai buah dari pertarungan gagasan para pendiri bangsa yang memiliki tanggungjawab masa depan generasi penerusnya yang harus lepas dari belenggu para penjajah dengan kemerdekaan sebagai manusia yang sempurna berada di dalam semesta ciptaan Allah SWT.

** Sekelumit peristiwa tempo dulu sebelumya tampil sosok M. Yamin dalam persidangan BPUPKI, dilanjut Supono, lalu kemudian Soekarno yang lantang berbicara keharusan sebuah rancangan dasar Negara dengan mendengarkan kata Panca-Sila sebagai dasar Negara. Dari sinilah, Teks dan bait-bait kata, Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusian Yang Adil Dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmah Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia berawal.

** Tentu harus kita pahami bersama, semangat Panca-Sila sebagai dasara Negara adalah jaminan terhadap seluruh tumpah darah Indonesia untuk menikmati dan memiliki kesempatan yang sama dalam segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Semangat itu sebagai titik inkluminasi perjuangan panjang dalam merebut kemerdekaan yang sudah mengorbankan berjuta-juta tetesan darah pejuang bangsa Indonesia.

** Kemudian potret kondisi bangsa dan Negara Indonesia hari ini, 1 Juni 2018 dari titik Nol KM tanah kelahirkan kita untuk melihat semua daerah dan wilayah Negara tercinta Kesatuan rebublik Indonesia, dari dalam ibukota sampai batas-batas wilayah terluar Negara kesatuan Indonesia dari timur kebarat, dari utara keselatan, sudahkah Panca-Sila terejawantahkan disemua diri bangsa dan rakyat Indonesia.

** Dari para pemuda, Mahasiswa, pelajar, buruh, Petani, pekerja, Sampai para pejabat Bangsa dari tingkat Daerah sampai pusat Dari Kepala Desa Sampai Presiden. Tentu, menangislah kita bahwa jawaban semua ini benar bahwa Nilai-nilai Panca-Sila tidak tertanam dan terimplementasi dengan sempurna di kehidupan Negara Kesatuan Indonesia karena jaminan Ketuhana Yang Maha Esa bagi pemuka-pemuka agama terkesan intrik saling menghujat bahkan dikriminalisasi, jaminan kemanusian yang adil dan beradab, bahwa hukum tumpul bagi para pejabat korup, dan tajam bagi para maling ayam yang kelaparan karena tidak punya kerjaan.

** Jaminan persatuan Indonesia terkikis dan retak karena muatan politis dan kepentingan kelompok dan golongan kecil, jaminan kepentingan publik dengan dasar kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan hanya berlaku bagi para pemodal dan cukong-cukong kapitalis asing, dan jaminan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia,hanya mempekerjakan pribumi menjadi kuli kasar dan pekerja asing menjadi raja, pendidikan berkualitas berlaku bagi anak orang kaya dan pejabat, orang miskin dilarang sakit, para pendidik harus tercekik menyiapkan generasi terbaik.

** Lantas kemudian Untuk Siapa-panca Sila Ini, Yah Pancasila Untuk Generasi Melenial yang Sadar, untuk Pemuda yang sadar, Untuk mahasiswa yang sadar, untuk Pelajar yang Sadar, untuk rakyat yang sadar akan tanggung Jawab Kemerdekaan bangsanya yang hari ini di jajah oleh segelintir pejabat korup, pemimpin yang tidak amanah, perwakiran rakyat yang keparat dengan mengedepankan Moralitas, Etos kerja, Toleransi, serta integritas di setiap aktivitasnya setiap hari sebagai penggati generasi nanti.

Jum’at, 1 Juni 2018

Lihat Lainnya

IMG-20181207-WA0004

PERLINTASAN REL (KA) PASAR LAMA LAHAT SEMERAWUT

Author : Ferdy LAHAT, LhL – Kurangnya ketertiban dan kesadaran pengendara ketika melintasi Rel Kereta …

[Slideshow "iklan-mati-5" not found]
[Slideshow "slider-9" not found]
error: Content is protected !!