Home / Kec. Lahat / HARI LAHIR PANCASILA, MAHASISWA DAN PELAJAR LAHAT BERSUARA
IMG_20180601_142827_HDR

HARI LAHIR PANCASILA, MAHASISWA DAN PELAJAR LAHAT BERSUARA

Author : Ganda coy

LAHAT, LhL – Dalam Rangka Memperingati Hari Pancasila yang ke 73 Tahun jatuh pada 1 juni 2018 setelah diperingati pertama kali 1 Juni 1945. Hari ini Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Lahat (HIMAPELA) serta anak-anak jalanan di Kabupaten Lahat juga memperingati moment tersebut dengan mengadakan aksi konvoi (long mach) dari PTM Square menuju kawasan Pasar Lematang Lahat. Jumat 01/06/18.

IMG_20180601_145322_HDR

Terpantau dilapangan pada aksi yang dikawal ketat pihak kepolisoan ini, puluhan mahasiswa dan pelajar yang tergabung HIMAPELA dan Anak- anak jalanan, sangat bersemangat melakukan kegiatan aksi konvoi dari PTM Square ke Pasar Lematang, dengan membawa atribut-atribut baleho- belaho dengan tulisan tuntunan mereka, walaupun dibawah terik matahari yang menyengat bukan tantangan bagi mereka.

Kegiatan tersebut diisi dengan pembagian balon kepada anak- anak yang melintas di jalan kawasan simpang empat Pasar Lematang, orasi dan pembacaan puisi yang dilakukan oleh mahasiswa dan pelajar Kabupaten Lahat.

Dikatakan Sundan Wijaya selalu Ketua Umum KMKA yang mewakili mahasiswa, bahwa kegiatan hari ini adalah bentuk kepedulian terhadap keadaan bangsa saat ini, di mana diketahui Pancasila sudah tidak diaplikasikan secara nyata dalam kehidupan sehari – hari.

“Pancasila sekarang hanya sekedar tradisi yang dilaksanakan di upacara – upacara bendera setiap hari Senin di sekolah saja”” katanya.

Menurut Sundan Wijaya, terlibatnya pelajar dengan mahasiwa dalam aksi hari ini, untuk mengingatkan kembali sejarah. Karena presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno pernah mengatakan, bangsa yang besar adalah bangsa yang mengingat sejarahnya sendiri.

“Di hari inilah, kami mahasiswa dan pelajar berharap, agar pemuda di era milenial ini sadar akan tanggung jawabnya dalam merawat bangsa dan negara”, harapnya.

Saat ditanya soal pemerintah Kabupaten Lahat, Himapela memberikan suatu refleksi terhadap pemerintah, khususnya untuk dunia pendidikan. Karena disadari atau tidak, pendidikan sudah menjadi ajang bisnis untuk golongan tertentu, sehingga sila ke-5 yang mencerminkan Keadialn Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia terkikis dengan sendirinya.

“Semoga dengan hari ini, bisa mengingatkan pejabat di lingkungan pemeritahan daerah, bahwa mereka di sumpah dengan yang berazaskan UUD 1945,” ungkapnya

Sementara itu, perwakilan pelajar memgaku sangat bangga bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini dan berharap, agar kegiatan ini berlanjut tidak hanya batas peranyaan hari satu pancasila saja.

“Kami ingin ke depanya ada kegiatan kegiatan yang berhubungan dengan pemerintahan langsung. Sebab walaupun kami masih usia dini, tapi kami sudah mengetahui bahwa banyak sedikitnya persoalan – persoalan bangsa dan negara, khususnya persoalan anggaran di Kabupaten Lahat. Di mana kami ketemu kepala dinas salah satu di pemda dengan mengatakan, jangankan proposal, untuk membersihkan lahan kantor saja tidak ada anggaran,” Pungkas Roby ketua pelaksana di wakili oleh Deni yang juga masih berstatus pelajar.

Editor : Zadi

Lihat Lainnya

IMG_20180924_105254

KETUA PENGADILAN NEGERI LAHAT ALIH TUGAS

Author : Ganda Coy LAHAT, LhL – Hari ini Senin 24/09/18, Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten …

[Slideshow "iklan-mati-5" not found]
[Slideshow "slider-9" not found]
error: Content is protected !!