Home / LAHAT FOKUS / Pseksu / JIKI HARTONO BERPULANG, PWI LAHAT SANGAT MERASA KEHILANGAN

JIKI HARTONO BERPULANG, PWI LAHAT SANGAT MERASA KEHILANGAN

PSEKSU, LhL – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kabupaten Lahat, hari ini Kamis (4/8) diwarnai dengan dukacita yang sangat mendalam. Pasalnya, salah satu anggota terbaiknya bernama Jiki Hartono alias Jekc harus berpulang memenuhi panggilan Allah, sekira jam 10: 30 siang tadi.

IMG-20160804-WA0024

Kabar duka ini tak urung membuat sejumlah pengurus dan anggota PWI Lahat lainnya terkejut, serta langsung melayat ke rumah duka di Desa Batu Niding, Kecamatan Pseksu, Kabupaten Lahat. Bahkan, perwakilan pemerintah Kabupaten Lahat, melalui Bagian Humas dan Protokol Setda Lahat san Kecamatan Pseksu, pun tampak hadir mengucapkan belasungkawanya.

Jiki Hartono, pergi menghadap ke rahmatullah dengan meninggalkan seorang isteri yang baru saja dinikahinya pada tanggal 17 Juli 2016, atau kira-kira 3 pekan lalu. Lebih menyedihkan lagi, usai pernikahan mereka direncanakan akan menggelar selamatan pada hari Sabtu besok lusa.

Menurut Raswan, orang tuanya. Pagi tadi satu jam sebelum meninggal. Jeki masih sempat mengendarai sepeda motor guna mempersiapkan segala sesuatu kebutuhan persiapan selamatan nikahnya. Namun, tiba-tiba saat ayahnya sedang pergi keluar desa, terdengar kabar Jiki telah dibawa ke Puskesmas Pseksu, guna dilakukan pemeriksaan dan tak tertolong. Hingga almarhum tidak bernafas lagi, lalu jenazahnya disemayamkan di rumah duka. “Ase dibudikah nian kami li Jiki ni. Pagian tadi die masih mbeli minyak motor, nundekah jeme ngambek umbot ndek sedekah nyelamati pernikahan die ni. Mangke tibe-tibe tedengagh die dibatak’i jeme ke Puskesmas, laju mutus pule. (Perasaan tertipu oleh ulah Jiki ini. Pagi-pagi tadi dia masih sempat beli minyak motor, terus ngantar para tetangga para tetangga mencari bahan sayuran buat persedekahan selamatan pernikahannya. Lalu tiba-tiba terdengar ia dibawa ke Puskesmas, terus langsung meninggal”, cerita Ayah Jiki, di sela isak tangisnya.

Selama bergabung di PWI Cabang Lahat, sejak Bulan April 2016 lalu. Pria yang sehari-harinya bertugas sebagai pewarta di Harian Silampari perwakilan Lahat, yang juga tercatat menjadi kontributor di media Lahat Hotline.com ini. Ia dikenal sebagai figur wartawan yang aktif dan tidak pernah ada masalah di internal PWI maupun rekan-rekan sesama wartawan. “Setahu saya, Jiki Hartono ini lebih banyak kerja dari pada bicara. Tapi setiap kali ia berbincang sesama rekan wartawan, sudah dipastikan akan mengundang tawa. Itulah cara ia menjaga pergaulannya, sehingga tak heran kalau keseharian almarhum ini, selalu disenangi oleh rekan rekan wartawan”, ungkap Nopi Riadi, Selaku Pemimpin Umum di Media www.lahathotline.com, dan juga merupakan teman sekelas almarhum saat sama-sama menimba ilmu di SMAN 2 Lahat.

Sedangkan Ganda Coy, salah seorang rekan almarhum Jiki Hartono mengaku sangat merasa kehilangan sosok wartawan seperti Jiki ini. “Alangkah sedihnya, baru saja menikah almarhum sudah meninggalkan kita semua. Padahal almarhum ini tidak pernah ada cekcok sedikit pun dengan kami sesama wartawan,” ucap Ganda Coy, sembari tak henti menyeka air mata dukanya.

Sedangkan Lailatul Aisyah, isteri almarhum Jiki, tampak kedua matanya sudah sembab menangisi kepergian suaminya yang sangat dicintainya itu. Bahkan ia tak henti-hentinya memeluk jazat almarhum sambil meratapi nasibnya.

Informasi terakhir, almarhum Jiki Hartono masih disemayamkan di rumah duka, dan akan dimakamkan besok hari Jumat besok, karena menunggu saudara-saudaranya yang diperkirakan baru tiba besok dinihari, pulang dari Pulau Jawa. “Rencana besok baru dimakamkan, sebab kakaknya yang sudah 7 tahun tidak ketemu almarhum itu minta tunggu”, terang Jok, tetangga almarhum.

Photo/Naskah (Akbar/Sonny)

Lihat Lainnya

IMG-20180710-WA0017

MANFAATKAN BUAH PINANG, UNTUK MENAMBAH KEBUTUHAN POKOK

Author : Sony Ramson PSEKSU, LhL – Waktu adalah uang mungkin itu julukan yang tepat …

error: Content is protected !!