Home / Hukum & Kriminal / “RF” DIVONIS 3 TAHUN KURUNGAN
rf

“RF” DIVONIS 3 TAHUN KURUNGAN

  • SALINAN PUTUSAN KASASI MA TELAH KELUAR

LAHAT, LhL – Kendati hebohnya isu dugaan kasus asusila dan pelecehan seksual (Pencabulan, red) terhadap beberapa orang santri pondok pesantren yang ada di Kabupaten Lahat, sudah nyaris lekang dari ingatan masyarakat. Namun sejak divonis bebas tanpa syarat oleh pengadilan negeri (PN) Lahat, pada awal Mei 2015 silam. Ramlan Fauzi (RF), yang sekarang berpindah tugas ke salah satu Kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan, masih belum bisa bernafas lega.

Pasalnya, salinan vonis hasil sidang secara terbuka untuk umum itu, dilanjutkan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari Lahat) ke Mahkamah Agung (MA) untuk menempuh jalur Kasasi. “Kita sudah memberikan jawaban terhadap salinan putusan pada tanggal 18 Mei lalu, bahwa kita akan kasasi, dan mudah mudahan dalam waktu beberapa hari kedepan, memori kasasi sudah kita masukkan ke MA”, jelas Kajari Lahat, Helmi Hasan, SH, MH, melalui Kasi Pidumnya (saat itu), Firdaus Affandi, SH, beberapa waktu setelah sidang putusan digelar saat itu (Mei 2015).

Dikatakan Firdaus, sebelum pihaknya melayangkan memori kasasi, ia telah berkoordinasi terlebih dahulu dengan pimpinan dan juga jaksa penuntutnya, Erni Yunita, SH. Menurutnya, Selain pihaknya memang harus melakukan kasasi. Keluarga korban juga telah beberapa kali memohon kepada jaksa penuntut, untuk segera melanjutkan tutntutan mereka ke tingkat mahkamah agung. “Kasasi wajib bagi kita, apalagi pihak keluarga korban sampai hari ini juga masih terus meminta keadilan terhadap perbuatan Ramlan Fauzi yang diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak anak mereka”, imbuhnya, saat dikonfirmasi diruang kerjanya pada tanggal 25 Mei 2015 silam.

Padahal kasus ini kan sudah jelas, lanjut dia. Didalam berkas tuntutan yang diajukannya sesuai dengan keterangan saksi saksi dan korban, bahwa perbuatan yang dilakukan oleh RF itu sudah melanggar UU. RI nomnor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Makanya pihak Kejari Lahat menuntut RF dengan ganjaran minimal 7 tahun kurungan. “Tapi anehnya, mejelis hakim justru memvonis bebas tersangka. InsyaAllah, dengan kasasi ini, kami yakin akan menang”, tegas Firdaus kala itu. (Sekarang telah berpindah tugas ke Provinsi Lampung, sejak beberapa bulan lalu).

Berkat kegigihan pihak Kejari Lahat dalam memperjuangkan nasib beberapa anak dibawah umur, yang menjadi korban asusila oleh RF itu. Maka berkas memori kasasi, pun dilayangkan ke MA di Jakarta. Alhasil, setelah melewati waktu sekitar satu tahun lebih. Baru baru ini, RF yang merupakan mantan pimpinan Pondok Pesantren Al-Fattah dan mantan Kakanmenag Kota Pagaralam ini, dikabarkan bakal menjalani sanksi kurungan selama 3 tahun. Vonis ini sesuai dengan isi salinan surat putusan kasasi dari MA belum lama ini.

Kajari Lahat, Helmi Hasan, SH, MH membenarkan jika pihaknya telah menerima salinan putusan sidang kasasi yang di kirimkan oleh pihak Mahkamah Agung. Hanya saja menurut Helmi, pihaknya tentu harus mengekspose terlebih dahulu untuk berkoordinasi dengan beberapa stapnya, sebelum melakukan tindakan lebih lanjut. “Benar, memang ia. Salinan hasil vonis kasasinya sudah kita terima. Dalam putusan itu, RF dituntut 3 tahun penjara. Namun kita juga tidak bisa bertindak gegabah, dan masih perlu melakukan hal hal lain sesuai aturan, sebelum mengeksekusi orang yang bersangkuta itu”, tandas Helmi, dihubungi via telepon, Jumat (20/5), sekitar jam 13 : 21sore. (RON/GANDA)

Lihat Lainnya

IMG20191206151426

PENGURUS ORMAS GEMACITA RESMI DIKUKUHKAN

Author : Ganda Coy LAHAT, LhL – Bertempat di Hotel Buser Kabupaten Lahat, telah dilakukan …

error: Content is protected !!