Home / LAHAT FOKUS / Lahat Kota / PULUHAN IRT PROTES PEMBAGIAN KKS

PULUHAN IRT PROTES PEMBAGIAN KKS

MINTA DINSOS VERIFIKASI DATA RTM
P_20160509_095702

LAHAT, LhLSebanyak 60 orang lebih, ibu rumah tangga (IRT) Desa Tanjung Payang, Kecamatan Kota Lahat, melakukan aksi protes terhadap kinerja Kepala Desa Tanjung Payang, yang dinilai tidak adil dalam mendata serta pembagian kartu keluarga sejahtera (KKS) yang dileluarkan oleh pemerintah pusat melalui kementerian sosial RI beberapa waktu lalu.

IRT yang mayoritas adalah tergolong dalam keluarga rumah tangga miskin (RTM) ini, melakukan aksi protes dengan berkumpul dan menyampaikan unek uneknya didepan Kantor kades tersebut, Senin (9/5) . Bahkan kerumunan ibu ibu ini sempat memakan separuh badan jalan lingkar desa tersebut, sehingga sempat membuat macet laju kendaraan yang akan keluar masuk desa.

Usmawati (63), janda jompo yang menghidupi 2 orang anak ini hidupnya penuh kekurangan dan hidup hanya dengan mencari upahan merumput. Bahkan tinggalnya pun hanya menumpang di rumah adiknya yang juga seorang. Usmawati sangat kecewa dengan sikap MH (Kades setempat) yang dinilai tidak adil salam pendataan serta pembagian KKS. “Aku ni dulu dapat BLSM, tapi sekarang idak lagi dapat KKS tu. Padahal aku ni numpang dirumah adik, makan bae aku cari upahan, mako aku dak dapat bantuan apo Apo lagi dari pemerintah ni”, ujar dia,.dihadapan sejumlah pewarta.

Usmawati membandingkan antara dirinya dengan orang yang hidupnya sudah mapan dan berkecukupan, tapi dapat bantuan KKS. Sementara dirinya yang hidup selalu dalam kekurangan tidak mendapatkan bantuan yang dimaksud “Malah ado yang punyo rumah duo, tapi dio dapat bantuan pak. Tapi ngapolah nian kami yang miskin ni justru idak dapat”, ungkap Usmawati, terkesan bertanya.

Lain lagi dengan Yismaniar (50), perempuan tuna netra ini hidupnya juga hanya menumpang dengan adiknya, bahkan tak jarang ia mencari makan dengan mencari upahan membersihkan halaman rumah para tetangganya. Dia mengaku, kendati sudah berusia lanjut, namun belum pernah sekalipun ia didata oleh pemerintah untuk diberikan bantuan. “Harapan aku, dengan adonyo bapak bapak memberitakan ini. Mako pemerintah mau memperhatikan kondisi aku serta warga warga miskin yang lainnyo. Kami mohon bantuan KKS itu juga dibagikan kepada kami”, harapnya dengan mata yang berkaca kaca.

Ironisnya, Masia (85) wanita jompo dan lumpuh, ibu dari Rismiati (60) ini bukan hanya sekedar tidak dapat KKS. Labih sedih lagi, gubuk reot yang selama ini menjadi tempatnya bernaung terpaksa harus di bongkar lantaran takut jika gubuk tersebut roboh secara tiba tiba. “Sudah dak dapatbantuanapo apo dari pemerintah, rumahnya lah nak roboh lagi. Kami ngeri kalo rumahnyo mimpo ibu samo ayuk ni lagi tidur”, ungkap Dis (45), anak kedua dari Mas ia.

Padahal, kata Dis. Jauh sebelum rumah ibunya itu dibongkar, pemerintah melalui dinas sosial sudah pernah mengambil gambar rumah tersebut, guna didata untuk dimasukkan ke dalam daftar rumah tak layak huni yang nantinya akan mendapat bantuan dari program bedah rumah. Namun hingga rumah tersebut dibongkar bedah rumah untuk ibunya itu tak kunjung datang. “Kami harap pihak pemerintah desa dan kabupaten tidak hanya memoto motoi rumah bae, tapi kalo memang ado bantuan bedah rumah, tolong bangun juga rumah ibu kami. Sebab kami lihat ada rumah orang yang masih bagus tapi dibangun, kenapa punyo kami idak”, terang Dia.

Melihat kerumunan IRT yang tak lain adalah warganya sendiri itu, terpantau oleh pewarta, MH, selaku Kades langsung menemui dan mengajak ibu ibu miskin itu untuk melapor ke dinas sosial. “Jangan kumpul dan protes cak ini, ayo kito ke dinas sosial. Tapi ongkosnya bayar sendiri sendiri”, ajak MH, dengan nada menantang. 

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanda tanda para IRT miskin dan kades beranjak menuju ke kantor dinas sosial. Namun para IRT miskin ini berharap dengan adanya pemberitaan ini, nantinya pihak dinas sosial akan turun ke desa mereka guna mendata ulang kembali RTM yang layak dan tidak layak. (Jack)

Lihat Lainnya

IMG20191206151426

PENGURUS ORMAS GEMACITA RESMI DIKUKUHKAN

Author : Ganda Coy LAHAT, LhL – Bertempat di Hotel Buser Kabupaten Lahat, telah dilakukan …

error: Content is protected !!